BERITA TERKINI
IDRX Raih Pendanaan Pra-Bibit Rp 4,8 Miliar untuk Kembangkan Stablecoin Berbasis Rupiah

IDRX Raih Pendanaan Pra-Bibit Rp 4,8 Miliar untuk Kembangkan Stablecoin Berbasis Rupiah

Startup kripto asal Indonesia, IDRX, mengumumkan telah memperoleh pendanaan tahap awal (pre-seed) senilai US$ 300 ribu atau sekitar Rp 4,8 miliar. Pendanaan ini dipimpin eMerge by MDI Ventures, perusahaan modal ventura tahap awal milik PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), dengan partisipasi Indodax, Lisk, dan Camp Investment Technologies.

Partner eMerge by MDI Ventures, Sarah Usman, menyatakan dukungan diberikan karena IDRX dinilai memiliki potensi besar dalam pengembangan stablecoin berbasis rupiah. Menurutnya, IDRX berpeluang berperan dalam memfasilitasi transaksi lintas negara yang efisien dan transparan, sekaligus menjadi aset digital stabil yang dapat menjembatani kesenjangan dalam sistem keuangan tradisional.

Sementara itu, CEO & Co-Founder IDRX, Nathanael Christian, mengatakan dana segar tersebut akan difokuskan pada penguatan sistem keamanan dan kepatuhan terhadap regulasi. Ia menekankan bahwa pengembangan yang dilakukan perusahaan tidak hanya berorientasi pada teknologi, tetapi juga mendorong adopsi rupiah secara lebih luas dalam transaksi digital.

Nathanael juga menyebut dukungan strategis dari para mitra membuat perusahaan optimistis dapat menjadi fondasi yang mendukung transformasi keuangan digital di Indonesia. Sejak diluncurkan pada awal 2024, IDRX mengklaim telah mencatatkan volume transaksi lebih dari US$ 90 juta atau sekitar Rp 1,4 triliun.

Ke depan, IDRX menyatakan ingin memperkuat ekosistem stablecoin nasional dengan tetap memperhatikan aspek regulasi, serta membuka peluang kolaborasi dengan regulator maupun lembaga keuangan. Nathanael menilai infrastruktur keuangan digital yang tangguh membutuhkan kerja sama lintas sektor, termasuk swasta, regulator, dan lembaga pemerintah, sehingga perusahaan terus mempersiapkan diri dari sisi teknis, regulasi, dan edukasi publik.