Unggahan di media sosial yang menarasikan adanya promo internet gratis selama Ramadhan 1447 Hijriah atau Ramadhan 2026 dipastikan tidak benar. Informasi tersebut beredar melalui sejumlah unggahan di Facebook pada pertengahan Februari 2026 dan mencatut nama “Internet Rakyat”.
Dalam narasi yang beredar, warganet yang tertarik diarahkan untuk mendaftar melalui sebuah tautan. Namun, klaim adanya promo internet gratis dari Internet Rakyat sepanjang Ramadhan 2026 disebut sebagai hoaks.
Tautan yang disertakan dalam unggahan mengarah ke situs yang meminta data pengunjung, seperti nama lengkap dan nomor Telegram. Pola ini merupakan modus pencurian data pribadi atau phishing, yakni upaya mengelabui korban agar menyerahkan informasi pribadi.
Masyarakat diimbau tidak memberikan data pribadi ketika diminta melalui tautan semacam itu. Permintaan data dapat menjadi pintu masuk berbagai penipuan online yang berpotensi menimbulkan kerugian lebih besar.