Google resmi meluncurkan aplikasi Google Search versi desktop setelah sebelumnya diuji sejak September 2025. Aplikasi ini ditujukan untuk pengguna komputer desktop dan laptop agar bisa melakukan pencarian dengan cepat tanpa perlu membuka peramban (browser).
Saat ini, Google Search versi desktop tersedia secara global untuk perangkat berbasis Windows. Berdasarkan pantauan saat berita ini ditayangkan, aplikasi tersebut sudah dapat diunduh dan digunakan di Indonesia.
Meski sudah bisa dipakai di Indonesia, aplikasi Google Search desktop untuk sementara baru mendukung antarmuka berbahasa Inggris. Namun, pengguna tetap dapat memasukkan kata kunci pencarian dalam berbagai bahasa, termasuk bahasa Indonesia.
Di Windows, aplikasi ini dapat dibuka menggunakan pintasan keyboard Alt + spasi. Google menyebut kehadiran aplikasi tersebut sebagai perpanjangan dari pengalaman Search di perangkat mobile, dengan tampilan yang dirancang menyerupai aplikasi Search di ponsel.
Dari sisi fitur, Google Search versi desktop membawa kemampuan yang mirip dengan versi mobile. Sejumlah fitur yang disertakan antara lain Mode AI, Google Lens untuk pencarian berbasis gambar, kemampuan menerjemahkan teks atau gambar, serta sejumlah alat penunjang produktivitas.
Aplikasi ini juga dilengkapi fitur berbagi layar, baik secara penuh maupun pada jendela (window) tertentu, untuk mengajukan pertanyaan kontekstual. Contohnya, pengguna dapat bertanya tentang foto yang terdapat di dokumen PDF yang sedang dibuka.
Respons dari Google Search akan ditampilkan dalam bentuk floating window atau kotak yang muncul di atas tampilan utama. Dari jendela tersebut, pengguna juga dapat melanjutkan pertanyaan berikutnya.
Google Search versi Windows dapat dijalankan pada perangkat yang menggunakan Windows 10 Plus. Secara umum, aplikasi ini menawarkan pengalaman penelusuran yang cepat dan ringkas, khususnya ketika pengguna tidak sedang membuka browser.
Meski mendukung Mode AI dan berbagai fitur pencarian cepat, aplikasi ini belum sepenuhnya menggantikan peran browser. Pasalnya, sebagian besar tab hasil penelusuran seperti Berita, Gambar, hingga Belanja tetap akan diarahkan dan dibuka melalui tab browser, misalnya Chrome.
Hingga kini belum ada informasi kapan aplikasi serupa akan hadir untuk macOS. Namun, dilaporkan bahwa tim Gemini tengah mengerjakan aplikasi tersebut.