BERITA TERKINI
Google Klaim Cegah 1,75 Juta Aplikasi Melanggar Kebijakan Masuk Play Store Sepanjang 2025

Google Klaim Cegah 1,75 Juta Aplikasi Melanggar Kebijakan Masuk Play Store Sepanjang 2025

Google menyatakan telah mencegah lebih dari 1,75 juta aplikasi masuk ke Play Store sepanjang 2025. Aplikasi-aplikasi tersebut dinilai tidak memenuhi kriteria dan melanggar kebijakan yang berlaku untuk dapat diterbitkan di toko aplikasi Android itu.

Selain memblokir aplikasi, perusahaan juga melarang lebih dari 80 ribu pengembang yang dianggap mencoba menerbitkan aplikasi berbahaya. Google juga melaporkan menemukan lebih dari 255 ribu aplikasi yang berupaya mengakses data sensitif pengguna, yang kemudian dihapus serta dicegah agar tidak beredar di Play Store.

Google mengaitkan capaian ini dengan inisiatif verifikasi pengembang yang sempat memunculkan pro dan kontra. Di sisi lain, perusahaan juga memperketat penanganan ulasan yang dinilai sebagai spam melalui sistem anti-spam.

“Perlindungan ini memblokir 160 juta peringkat dan ulasan spam tahun lalu, termasuk ulasan yang dilebih-lebihkan dan dikurangi,” kata Google, dikutip dari PC Mag, Senin (23/02).

Google menyebut pemblokiran spam turut didukung sistem AI generatif baru yang telah diintegrasikan ke dalam proses peninjauan. Sistem tersebut diklaim membantu tim peninjau menemukan pola jahat yang kompleks dengan lebih cepat.

Laporan mengenai langkah-langkah ini muncul di tengah pengawasan terhadap keamanan konsumen pada toko aplikasi, yang juga melibatkan Apple. Pernyataan Google tersebut juga menjadi kelanjutan respons perusahaan atas temuan Cyble Research and Intelligence Labs (CRIL) terkait 20 aplikasi Android pencuri mata uang kripto di Play Store yang menyamar sebagai dompet kripto populer.