NEW YORK – Layanan infrastruktur web Cloudflare mengalami gangguan pada Jumat, yang membuat pengguna di sejumlah negara kesulitan mengakses berbagai situs web dan aplikasi populer.
Cloudflare mengonfirmasi adanya masalah teknis dan menyatakan tengah berupaya memulihkan akses. Melalui pernyataan di halaman status perusahaan, Cloudflare mengatakan sedang menyelidiki gangguan yang memengaruhi jaringan dan layanannya. Akibatnya, pengguna dapat mengalami pesan kesalahan atau koneksi yang berakhir waktu (timeout) saat mengakses layanan yang bergantung pada Cloudflare.
Pada pukul 14.45 Waktu Bagian Timur, Cloudflare menyebut proses pemulihan masih berlangsung untuk mengembalikan layanan ke kondisi sebelum gangguan.
Dampak gangguan juga dilaporkan merembet ke sejumlah aplikasi populer. Salah satunya UberEats, sementara pengguna juga melaporkan kesulitan menggunakan Steam, menurut laporan media.
Di platform pelacakan gangguan Downdetector, tercatat ratusan laporan terkait masalah konektivitas DNS, server, dan API dalam 24 jam terakhir.
Cloudflare turut menjelaskan bahwa pada hari yang sama mereka menjalankan pemeliharaan terjadwal di beberapa pusat data, termasuk Dallas (DFW) dan St. Louis (STL). Pemeliharaan tersebut dapat memicu pengalihan lalu lintas serta peningkatan latensi di wilayah yang terdampak.