FDC Dental Clinic meluncurkan aplikasi layanan kesehatan gigi berbasis digital yang memungkinkan pasien melakukan reservasi dokter gigi secara lebih cepat dan efisien, sekaligus memperoleh transparansi harga layanan.
Pendiri sekaligus CEO FDC, Drg. Ita Lestari, MARS, mengatakan pengembangan teknologi ini ditujukan untuk menjawab sejumlah tantangan yang kerap membuat masyarakat enggan pergi ke dokter gigi, seperti rasa takut, kekhawatiran biaya mahal, serta proses layanan yang dinilai memakan waktu lama.
Menurut Ita, aplikasi tersebut diharapkan dapat memberi kemudahan bagi pasien, mulai dari mempercepat proses reservasi hingga memberikan informasi harga secara terbuka. Pernyataan itu ia sampaikan saat FDC Festival di Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu.
Ita menjelaskan, melalui aplikasi ini pasien dapat memilih cabang klinik terdekat, menentukan jadwal dan dokter gigi, serta melihat daftar harga, promosi yang sedang berjalan, dan estimasi biaya layanan langsung melalui smartphone. Transparansi harga disebut menjadi salah satu fitur yang diunggulkan FDC untuk menjawab kekhawatiran masyarakat terhadap biaya perawatan gigi yang sering dianggap mahal dan tidak pasti.
Dalam kesempatan yang sama, dokter gigi FDC drg. Irvanda Mulyaningsih, Sp.Ort., menyampaikan bahwa aplikasi tersebut membantu pasien memperoleh informasi dasar mengenai layanan yang akan diterima sebelum datang ke klinik. Ia menyebut proses reservasi yang sebelumnya memerlukan waktu rata-rata sekitar 30 menit melalui layanan human agent via WhatsApp atau call center, kini dapat dilakukan dalam sekitar 15–20 detik.
Ia menambahkan, pasien juga dapat lebih mudah menentukan lokasi klinik sesuai domisili, memilih dokter yang tersedia, serta menyesuaikan jadwal perawatan secara mandiri.
Ita menuturkan peluncuran aplikasi ini menandai transformasi FDC dari klinik gigi konvensional menjadi perusahaan teknologi yang berfokus pada layanan klinik gigi dan pengalaman pelanggan. Ia juga menyebut pihaknya melakukan pembelajaran dan pembandingan dari perusahaan teknologi lain yang menempatkan customer experience sebagai prioritas.
Sebelum sistem digital diterapkan, proses reservasi manual melalui layanan pesan singkat atau chat disebut kerap memicu antrean panjang meski telah ditangani dalam beberapa shift layanan pelanggan. Pengembangan aplikasi dilakukan untuk menjawab kebutuhan layanan pelanggan yang terus meningkat setiap hari.
Saat ini FDC melayani lebih dari 60 ribu reservasi setiap bulan atau rata-rata lebih dari 2.000 pasien per hari. Aplikasi FDC juga telah digunakan oleh lebih dari 1,5 juta pengguna di Indonesia.