FDC Dental Clinic (FDC) memperkuat transformasi layanan kesehatan gigi berbasis teknologi digital melalui peluncuran dan pengembangan aplikasi FDC. Perusahaan menyebut aplikasi tersebut kini telah digunakan lebih dari 1,5 juta pengguna di Indonesia.
Founder & CEO FDC, drg. Ita Lestari, MARS, mengatakan pengembangan teknologi ini berangkat dari sejumlah tantangan yang selama ini dinilai membuat masyarakat enggan datang ke dokter gigi, seperti rasa takut, persepsi biaya yang mahal, serta proses layanan yang dianggap memakan waktu lama. Menurutnya, FDC berupaya mengubah pengalaman tersebut agar lebih nyaman.
Ia menuturkan, FDC membangun konsep klinik yang dibuat nyaman seperti kafe, menyiapkan tim yang dilatih dengan pendekatan hospitality dan layanan prima, serta menerapkan sistem digital untuk membuat proses reservasi dan pelayanan lebih praktis serta transparan.
Ita juga menyampaikan transformasi digital yang dilakukan FDC membuat perusahaan tidak lagi diposisikan semata sebagai klinik gigi konvensional, melainkan berkembang sebagai perusahaan teknologi yang berfokus pada layanan dental clinic dan customer experience. Ia menambahkan, FDC melakukan pembelajaran dan benchmarking dari perusahaan teknologi lain yang menempatkan pengalaman pelanggan sebagai prioritas.
Chief Technology Officer (CTO) FDC, M. Reza Avesena, menjelaskan pengembangan aplikasi dilakukan untuk menjawab kebutuhan layanan pelanggan yang terus meningkat setiap hari. Saat ini, FDC melayani lebih dari 60 ribu reservasi per bulan atau rata-rata lebih dari 2.000 pasien per hari.
Menurut Reza, sebelum sistem digital diterapkan, proses reservasi manual melalui layanan pesan atau chat kerap memicu antrean panjang meski sudah ditangani dalam beberapa shift layanan pelanggan. Ia menyebut pengembangan teknologi FDC turut terinspirasi dari praktik perusahaan teknologi digital yang menekankan pengalaman pelanggan yang cepat, praktis, dan mudah diakses.
drg. Irvanda Mulyaningsih, Sp.Ort., dari FDC cabang Jawa Timur, mengatakan aplikasi FDC mempercepat proses reservasi. Ia menyebut reservasi yang sebelumnya membutuhkan waktu rata-rata sekitar 30 menit melalui human agent via WhatsApp atau call center, kini dapat dilakukan dalam sekitar 15–20 detik. Melalui aplikasi, pelanggan dapat memilih cabang klinik terdekat, menentukan jadwal dan dokter gigi, serta memperoleh informasi layanan dan estimasi biaya langsung melalui ponsel.