BERITA TERKINI
Enam Wearable Murah di Bawah Rp1 Juta pada 2025, dari Smartband hingga Smartwatch Ringan

Enam Wearable Murah di Bawah Rp1 Juta pada 2025, dari Smartband hingga Smartwatch Ringan

Pasar perangkat wearable kian ramai menjelang akhir 2025. Jika sebelumnya smartwatch dan smartband identik dengan harga tinggi, kini pilihan di bawah Rp1 juta semakin matang, baik dari sisi fitur maupun kualitas pemakaian harian.

Sejumlah merek besar seperti Xiaomi, Huawei, Redmi, dan Samsung meramaikan segmen ini dengan perangkat yang tidak hanya menawarkan fungsi dasar, tetapi juga peningkatan pada sensor kesehatan, layar yang lebih cerah—termasuk AMOLED—serta daya tahan baterai yang kompetitif. Beberapa model bahkan membawa fitur yang dulu lebih umum ditemukan di kelas premium, seperti GPS internal, ragam mode olahraga hingga ratusan, dan material bodi berkesan lebih mewah.

Berikut enam wearable murah yang banyak dilirik pada 2025, beserta poin utama yang ditawarkan masing-masing.

1. Xiaomi Smart Band 9 Active
Xiaomi Smart Band 9 Active menyasar pengguna pemula yang baru mencoba wearable. Meski masih memakai panel TFT, Xiaomi mengandalkan tampilan antarmuka yang ringkas agar warna tetap terlihat cukup tajam. Perangkat ini memiliki rating ketahanan air 5 ATM sehingga aman dipakai berenang. Untuk penggunaan normal—seperti memantau langkah, notifikasi, dan tidur—baterainya disebut mampu bertahan sekitar lebih dari satu minggu. Dengan harga sekitar Rp300 ribuan, model ini diposisikan sebagai opsi ringan dan fungsional untuk kebutuhan dasar.

2. Huawei Band 10
Huawei Band 10 menonjol lewat desain yang tipis dan ringan, termasuk untuk dipakai saat tidur. Smartband ini dibekali layar AMOLED 1,47 inci yang terang dan nyaman dilihat di luar ruangan. Keunggulan utamanya berada pada sensor kesehatan dengan algoritma TruSeen generasi terbaru untuk pemantauan detak jantung, saturasi oksigen, dan kualitas tidur. Meski tanpa GPS internal, pencatatan aktivitas tetap bisa memanfaatkan GPS ponsel. Di kisaran Rp400 ribuan, Band 10 menawarkan pengalaman yang terasa lebih premium di kelasnya.

3. Redmi Smart Band 10
Redmi Smart Band 10 mengambil pendekatan berbeda dengan layar lebih besar 1,72 inci, sehingga tampil seperti perpaduan smartband dan smartwatch mini. Varian standar hadir dengan case aluminium, sedangkan varian ceramic menawarkan kesan lebih mewah. Baterainya diklaim mampu bertahan hingga tiga minggu, walau pada penggunaan berat dapat turun ke sekitar satu minggu. Fitur yang dibawa mencakup ratusan mode olahraga, pemantauan detak jantung real time, dan pelacakan tidur lebih mendetail. Dengan harga Rp700 ribuan, perangkat ini menjadi salah satu paket fitur yang paling lengkap di kelasnya.

4. Samsung Galaxy Fit 3
Galaxy Fit 3 menjadi pilihan yang relevan bagi pengguna ekosistem Samsung. Smartband ini mengusung layar AMOLED cerah dengan tampilan antarmuka yang selaras dengan gaya Samsung Health. Frame aluminium membuatnya terasa lebih premium dibanding banyak smartband lain di rentang harga serupa. Meski belum memiliki GPS, Galaxy Fit 3 menonjol pada kenyamanan dan integrasi perangkat lunak, termasuk auto workout detection, pemantauan tidur yang cukup detail, dan sinkronisasi data yang mulus. Dengan banderol sekitar Rp700 ribuan, perangkat ini ditujukan bagi pengguna Samsung yang menginginkan tracker ringan tanpa harus naik ke Galaxy Watch.

5. Huawei Watch Fit SE
Huawei Watch Fit SE berada di kategori sedikit lebih tinggi dengan layar AMOLED 1,64 inci yang lebar, bezel tipis, dan bodi ramping yang tetap nyaman dipakai tidur maupun berolahraga. Pembeda utamanya adalah GPS internal, yang berguna bagi pengguna yang sering berlari tanpa membawa ponsel. Perangkat ini juga dilengkapi ratusan mode olahraga serta pelacakan kesehatan yang disebut setara akurasinya dengan produk Huawei lainnya. Di kisaran Rp800 ribuan, Watch Fit SE diposisikan sebagai opsi “rasa premium” yang menonjol berkat layar besar dan GPS.

6. Redmi Watch 5 Lite
Redmi Watch 5 Lite menyasar pengguna yang mencari smartwatch bergaya modern dengan tampilan mengotak ala model flagship. Perangkat ini membawa layar AMOLED 1,96 inci yang besar dan tajam, serta desain yang terlihat lebih elegan dari harganya. Dari sisi fitur, tersedia banyak mode olahraga, daya tahan baterai belasan hari, dan sensor kesehatan yang lengkap. Antarmuka yang ringan dan responsif membuatnya cocok untuk penggunaan harian. Dengan harga sekitar Rp900 ribuan, model ini menjadi opsi bagi mereka yang mengutamakan gaya tanpa melampaui bujet.

Secara umum, wearable di bawah Rp1 juta pada 2025 tidak lagi sekadar aksesori. Dengan pilihan layar AMOLED, baterai yang lebih awet, dan sensor kesehatan yang semakin matang, perangkat-perangkat ini dinilai sudah memadai untuk mendukung rutinitas harian dan gaya hidup aktif.