BERITA TERKINI
Enam Aplikasi untuk Akses Investasi Saham NVIDIA dan Apple pada 2026

Enam Aplikasi untuk Akses Investasi Saham NVIDIA dan Apple pada 2026

Jakarta — Minat masyarakat Indonesia terhadap saham perusahaan teknologi global terus meningkat. Dua emiten yang kerap menjadi incaran investor adalah NVIDIA dan Apple, seiring pertumbuhan bisnis yang kuat dan posisi dominan keduanya di industri teknologi. Sejalan dengan itu, akses membeli saham luar negeri juga semakin terbuka berkat kehadiran berbagai aplikasi investasi yang dapat digunakan langsung melalui smartphone.

Perkembangan teknologi finansial membuat proses investasi saham global yang sebelumnya identik dengan prosedur rumit melalui broker internasional kini menjadi lebih mudah. Investor dapat memantau dan melakukan transaksi melalui aplikasi, sekaligus mengikuti pergerakan saham perusahaan teknologi besar yang kerap dijadikan acuan dalam strategi investasi.

Selain Apple dan NVIDIA, saham perusahaan seperti Amazon juga sering diperhatikan investor sebagai indikator perkembangan sektor teknologi dan e-commerce global. Pergerakan saham-saham teknologi ini umumnya menjadi rujukan bagi investor dalam menentukan langkah investasi berikutnya.

Berikut enam aplikasi yang disebut dapat digunakan untuk membeli saham NVIDIA dan Apple pada 2026, masing-masing dengan karakteristik dan fitur berbeda.

1. Gotrade
Gotrade dikenal sebagai salah satu aplikasi yang banyak digunakan investor untuk membeli saham perusahaan Amerika Serikat. Platform ini memungkinkan pengguna mengakses saham global melalui smartphone dan menawarkan pilihan saham perusahaan teknologi besar seperti Apple, NVIDIA, Amazon, dan Tesla. Aplikasi ini juga menyediakan materi edukasi terkait pasar saham global.

2. Pintu
Pintu merupakan platform investasi crypto yang berkembang di Indonesia dan disebut telah diunduh lebih dari 10 juta kali, dengan pilihan aset lebih dari 320+ token. Dalam informasi yang disertakan, Pintu disebut terdaftar dan berada di bawah pengawasan OJK. Salah satu fitur yang ditonjolkan adalah xStocks, yaitu saham tertokenisasi berbasis blockchain yang merepresentasikan saham atau ETF dunia nyata, dengan underlying asset berupa saham asli sehingga pergerakan harganya mengikuti pasar global.

Melalui fitur tersebut, pengguna disebut dapat mengakses saham perusahaan teknologi seperti Apple, NVIDIA, Tesla, Meta, Google, Microsoft, dan lainnya tanpa membuka akun broker internasional. Pintu juga menekankan aspek keamanan melalui verifikasi identitas dan perlindungan akun. Selain itu, tersedia opsi investasi emas crypto seperti PAXG atau XAUT yang nilainya mengikuti harga pasar global emas fisik.

Dalam keterangan yang ada, Exchange Pintu disebut terdaftar di OJK dan Bappebti, menerapkan keamanan berlapis seperti autentikasi dua faktor (2FA) dan verifikasi biometrik, serta mengantongi sertifikasi ISO 27001:2022. Penyimpanan aset pengguna juga disebut dilakukan melalui PT Kustodian Koin Indonesia (ICC) dan Fireblocks.

3. Ajaib
Ajaib populer di kalangan investor pemula di Indonesia dengan proses pendaftaran yang cepat dan tampilan aplikasi yang sederhana. Melalui platform ini, pengguna dapat membeli saham di Bursa Efek Indonesia serta memantau pergerakan pasar. Ajaib juga menyediakan berita pasar, analisis saham, rekomendasi portofolio, dan konten edukasi untuk membantu pengguna memahami dasar investasi.

4. IPOT
IPOT merupakan aplikasi trading saham yang telah lama dikenal dan banyak digunakan untuk transaksi aktif. Salah satu fitur yang disebut menjadi andalan adalah robot trading, yang memungkinkan investor menjalankan strategi transaksi otomatis berdasarkan parameter tertentu. Selain saham, IPOT juga menyediakan akses ke instrumen lain seperti reksa dana dan obligasi untuk mendukung diversifikasi portofolio.

5. Nanovest
Nanovest menawarkan akses ke berbagai instrumen global dalam satu platform, termasuk saham luar negeri, emas digital, dan aset crypto. Salah satu fitur yang disorot adalah pembelian saham secara fraksional, sehingga investor dapat membeli sebagian kecil saham perusahaan besar seperti Apple atau NVIDIA dengan modal lebih terjangkau.

6. Stockbit
Stockbit dikenal dengan fitur komunitas investor yang memungkinkan pengguna berdiskusi mengenai kondisi pasar, strategi investasi, dan analisis perusahaan. Aplikasi ini juga menyediakan fitur analisis fundamental seperti laporan keuangan, rasio valuasi, serta data historis saham untuk membantu pengambilan keputusan.

Keamanan dan legalitas menjadi perhatian utama
Di tengah kemudahan akses, pemilihan aplikasi investasi tetap perlu mempertimbangkan aspek keamanan dan legalitas. Investor disarankan memastikan platform yang digunakan memiliki izin dan mengikuti regulasi yang berlaku. Untuk perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan berjangka, salah satu otoritas yang disebut adalah Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), yang bertugas memastikan pelaku usaha mematuhi standar operasional dan regulasi.

Selain legalitas, investor juga perlu memperhatikan sistem keamanan aplikasi, seperti enkripsi data, autentikasi dua faktor, serta perlindungan akun. Dengan memilih platform yang aman dan terpercaya, risiko penipuan dapat diminimalkan sekaligus menjaga keamanan aset.

Secara umum, investasi saham global kini semakin mudah dilakukan melalui aplikasi digital. Namun, investor tetap disarankan melakukan riset mandiri sebelum berinvestasi. Informasi dalam naskah juga mengingatkan bahwa aktivitas jual beli crypto memiliki risiko dan volatilitas tinggi, sehingga penting menggunakan dana yang tidak digunakan dalam waktu dekat dan memahami bahwa keputusan investasi menjadi tanggung jawab masing-masing investor.