Minat masyarakat terhadap aset kripto terus tumbuh seiring meningkatnya penggunaan platform digital untuk bertransaksi. Di Indonesia, salah satu acuan penting dalam memilih aplikasi kripto adalah aspek legalitas, terutama apakah platform tersebut terdaftar dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti). Selain itu, pengguna umumnya mempertimbangkan faktor keamanan, transparansi biaya, kemudahan penggunaan, serta ragam aset yang tersedia.
Berikut enam aplikasi kripto yang disebut terdaftar/diawasi Bappebti dan menawarkan fitur berbeda untuk kebutuhan pengguna pemula maupun berpengalaman.
1. Reku
Reku disebut terdaftar di Bappebti dan diawasi OJK. Platform ini menyediakan akses ke lebih dari 350 aset kripto, termasuk Bitcoin, Ethereum, dan Solana, dengan transaksi dalam Rupiah. Antarmukanya dirancang modern dan intuitif untuk berbagai tingkat pengalaman pengguna.
Reku menawarkan minimum pembelian Rp5.000 dan minimum deposit Rp10.000. Dari sisi biaya, disebutkan biaya transaksi 0% untuk Mode Lighting yang ditujukan bagi pemula dan 0,1% untuk Mode Pro bagi pengguna yang lebih berpengalaman.
Selain perdagangan spot, Reku juga menyediakan trading crypto futures dengan leverage 1–25x serta fitur TP/SL. Di luar kripto, aplikasi ini juga menyediakan akses ke lebih dari 650 saham Amerika dan ETF yang dapat dibeli mulai dari US$1 dalam satu aplikasi.
2. Indodax
Indodax berdiri sejak 2014 dan terdaftar sebagai Pedagang Fisik Aset Kripto di Bappebti. Platform ini menyediakan berbagai pasangan perdagangan dengan dukungan Rupiah, termasuk untuk aset seperti Bitcoin dan Ethereum. Aktivitas perdagangannya disebut relatif tinggi di antara exchange domestik.
Fitur keamanan yang diterapkan mencakup verifikasi identitas, autentikasi dua faktor, dan pemantauan transaksi. Indodax dapat diakses melalui situs web dan aplikasi seluler, serta menyediakan order book dan grafik harga. Deposit dan penarikan dana dilakukan melalui transfer bank lokal sesuai ketentuan.
3. Pluang
Pluang merupakan aplikasi investasi yang juga menyediakan akses aset kripto dan berada dalam ekosistem yang diawasi Bappebti. Selain kripto, Pluang menawarkan instrumen lain seperti emas digital dan reksa dana. Aset kripto yang tersedia cenderung lebih terbatas dan berfokus pada kripto berkapitalisasi besar.
Antarmuka aplikasi dibuat sederhana agar mudah digunakan pengguna baru. Sistem keamanan mencakup verifikasi identitas serta penyimpanan aset melalui kustodian mitra. Transaksi dapat dilakukan melalui transfer bank dan dompet digital, dengan informasi biaya ditampilkan di aplikasi.
4. Tokocrypto
Tokocrypto beroperasi di Indonesia sejak 2018 dan telah memperoleh izin dari Bappebti. Perusahaan ini disebut pernah menerima investasi strategis dari Binance, namun tetap mengikuti regulasi domestik. Tokocrypto menyediakan aset kripto utama dan berbagai token lain dengan dukungan pasar spot Rupiah.
Dari sisi keamanan, platform ini menerapkan verifikasi identitas dan autentikasi dua faktor. Tokocrypto juga menyediakan grafik harga serta materi edukasi melalui kanal resminya. Deposit dan penarikan dana dilakukan melalui bank lokal sesuai kebijakan perusahaan.
5. Luno
Luno adalah platform perdagangan dan penyimpanan aset kripto yang tersedia di Indonesia dan terdaftar di Bappebti. Aset yang ditawarkan relatif terbatas dengan fokus pada kripto utama seperti Bitcoin dan Ethereum, sehingga pilihan aset lebih ringkas dibanding beberapa exchange lain.
Luno menyediakan dompet digital terintegrasi dan fitur pembelian berkala. Keamanan mencakup autentikasi dua faktor serta penyimpanan sebagian dana dalam cold storage. Transaksi Rupiah dilakukan melalui transfer bank sesuai prosedur yang berlaku.
6. Upbit Indonesia
Upbit Indonesia merupakan bagian dari grup Upbit dan terdaftar sebagai pedagang aset kripto yang diawasi Bappebti. Platform ini menyediakan perdagangan berbagai aset kripto dengan pasangan Rupiah, dengan likuiditas yang disebut didukung jaringan global grupnya.
Fitur yang tersedia mencakup grafik harga dan indikator teknikal untuk analisis dasar. Sistem keamanan meliputi verifikasi identitas dan autentikasi dua faktor. Deposit serta penarikan dana dilakukan melalui transfer bank lokal sesuai ketentuan.
Secara umum, memilih aplikasi kripto tidak hanya bergantung pada popularitas, tetapi juga pada legalitas, keamanan sistem, transparansi biaya, serta kesesuaian fitur dengan kebutuhan pengguna. Memastikan platform terdaftar dan diawasi Bappebti dapat menjadi langkah awal untuk meminimalkan risiko dari sisi regulasi. Karena setiap aplikasi memiliki karakteristik, keunggulan, dan batasan berbeda, pengguna disarankan melakukan evaluasi secara objektif sebelum membuka akun dan bertransaksi.