Perkembangan teknologi membuat penggunaan gadget kian sulit dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Kondisi ini tidak hanya dialami orang dewasa, tetapi juga remaja yang sudah diberi kebebasan memiliki perangkat elektronik. Beragam fitur dan aplikasi yang menarik dapat membuat remaja menggunakan gadget secara berlebihan, padahal kecanduan gadget bukanlah kebiasaan yang baik.
Sebuah penelitian yang dipublikasikan di Advances in Social Science, Education and Humanities Research oleh Annisa Maulidya Chasanah dan Grace Kilis dari Universitas Indonesia menyebutkan, kecanduan gadget pada remaja dapat berdampak negatif pada family functioning dan kontrol perilaku. Family functioning merujuk pada kondisi dalam keluarga yang dapat membentuk anggota keluarganya menjadi pribadi yang positif atau negatif.
Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk membantu mengurangi kecanduan gadget pada remaja.
1. Perbanyak bersosialisasi dengan teman
Salah satu cara yang dapat dicoba adalah memperbanyak waktu untuk bersosialisasi. Jadwal liburan bersama atau sekadar berkumpul di akhir pekan bisa menjadi pilihan. Ketika remaja lebih sering sendirian, rasa kesepian dapat muncul dan mendorong kebiasaan menghabiskan waktu dengan gadget.
Saat berkumpul bersama teman, upayakan untuk tidak mengeluarkan gadget masing-masing. Gunakan waktu tersebut untuk mengobrol dan bersenda gurau agar interaksi dengan orang terdekat tidak terganggu oleh layar.
2. Matikan gadget sebelum tidur
Langkah berikutnya adalah mematikan gadget sekitar 30–60 menit sebelum tidur. Cara ini mungkin terasa sulit pada awalnya, tetapi dapat menjadi kebiasaan bila dilakukan secara rutin. Pembatasan ini juga disebut dapat membantu tidur lebih cepat dan lebih lelap sehingga tubuh dan pikiran terasa lebih segar saat bangun.
3. Hapus aplikasi yang memicu kecanduan
Beberapa aplikasi cenderung lebih sering dibuka dan menjadi pemicu penggunaan gadget berlebihan. Untuk sementara, remaja dapat beristirahat dari aplikasi tersebut dengan menghapusnya. Dengan begitu, dorongan untuk terus memeriksa gadget bisa berkurang. Waktu luang dapat dialihkan ke aktivitas lain, misalnya membaca buku.
4. Pahami dampak kecanduan gadget
Mencari tahu dan memahami dampak kecanduan gadget juga dapat membantu mengurangi kebiasaan tersebut. Kecanduan gadget dapat menimbulkan dampak fisik maupun psikis. Disebutkan bahwa seseorang yang kecanduan gadget kerap tidak menyadari kondisinya karena penggunaan yang terlalu sering.
Sejumlah dampak yang disebut dapat muncul antara lain gangguan emosi, nyeri leher, serta kesulitan beristirahat dengan tenang. Kecanduan gadget juga disebut dapat mengubah zat kimia dalam otak sehingga memengaruhi fisik, psikologis, dan perilaku. Selain itu, terlalu lama menatap layar dapat memicu masalah pada mata seperti mata lelah, mata kering, hingga penurunan kemampuan penglihatan.
Jika berbagai langkah tersebut tidak membantu mengurangi kecanduan gadget, disarankan untuk mendiskusikan kondisi ini dengan dokter spesialis mata.