Elon Musk memperkenalkan aplikasi pesan instan baru bernama XChat yang disebut-sebut akan menjadi penantang layanan perpesanan populer seperti WhatsApp. Pengumuman itu disampaikan Musk melalui unggahan di platform X.
Dalam postingannya, Musk menulis, “All new XChat is rolling out with encryption, vanishing messages… Also, audio/video calling.” Pernyataan tersebut menegaskan bahwa XChat dirancang dengan fitur privasi seperti enkripsi, pesan yang dapat menghilang, serta dukungan panggilan suara dan video.
Musk juga menyampaikan kritik terhadap layanan lain dengan menyebut, “WhatsApp is not secure.” Kritik itu menjadi bagian dari narasi yang dibangun bahwa XChat hadir sebagai alternatif yang lebih aman.
XChat merupakan pengembangan dari fitur direct message (DM) yang sebelumnya tersedia di platform X. Kini, fitur tersebut dibuat menjadi aplikasi mandiri dengan tujuan memberikan pengalaman komunikasi yang lebih privat dan aman bagi pengguna.
Sejumlah fitur yang ditonjolkan pada XChat meliputi enkripsi end-to-end untuk menjaga kerahasiaan pesan, pesan yang dapat hilang otomatis, serta panggilan suara dan video. Dengan rangkaian fitur itu, XChat menempatkan privasi sebagai nilai utama yang ditawarkan.
Menurut informasi yang beredar, XChat dijadwalkan meluncur pada 17 April 2026. Pada tahap awal, aplikasi ini disebut akan tersedia untuk perangkat iPhone dan iPad melalui App Store.
Belum ada kepastian kapan XChat akan hadir untuk pengguna Android. Namun, disebutkan bahwa kemungkinan platform tersebut akan menyusul seiring ambisi pengembangan aplikasi.
Peluncuran XChat juga dikaitkan dengan visi Musk untuk menjadikan platform X sebagai “everything app” atau aplikasi serba bisa—bukan hanya media sosial, tetapi juga pusat komunikasi dan layanan digital lainnya. Di tengah persaingan aplikasi pesan instan, kehadiran XChat dipandang sebagai langkah yang dapat memperketat kompetisi, khususnya dalam isu keamanan dan privasi.
Meski membawa sejumlah fitur yang menonjol, keberhasilan XChat pada akhirnya akan bergantung pada tingkat adopsi pengguna secara global serta kemampuannya bersaing dengan platform perpesanan yang telah lebih dulu mendominasi pasar.