BERITA TERKINI
Dosen UNISMA Raih Juara 2 LPTNU Awards 2026 Berkat Riset Mikroorganisme Tanah

Dosen UNISMA Raih Juara 2 LPTNU Awards 2026 Berkat Riset Mikroorganisme Tanah

Dosen Universitas Islam Malang (UNISMA), Novi Arfarita, meraih Juara 2 LPTNU Awards 2026 pada kategori Dosen dengan Karya Ilmiah Berpengaruh Bidang Agro. Penghargaan dari Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) tersebut diberikan sebagai apresiasi atas kontribusi riset yang dinilai berdampak bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan sektor pertanian berkelanjutan.

Penghargaan bernomor 74/A.LPT-PBNU/III/2026 itu diserahkan dalam rangkaian kegiatan LPTNU Awards yang digelar di Surabaya, Selasa (10/3).

Riset yang mengantarkan Novi meraih penghargaan berkaitan dengan pengembangan teknologi mikroorganisme tanah melalui konsep Teknologi Mikro Master BioferNA (TMBB). Penelitian ini berfokus pada eksplorasi mikroorganisme indigenous yang berperan dalam memperbaiki kualitas tanah pertanian sekaligus meningkatkan produktivitas tanaman.

Dalam riset tersebut, mikroorganisme tanah seperti bakteri, aktinomiset, dan fungi diidentifikasi menggunakan pendekatan analisis genetik, termasuk metode 16S–18S rRNA, untuk mengetahui karakteristik serta potensi biologisnya. Mikroorganisme yang telah diseleksi kemudian diformulasikan dalam bentuk cair maupun padat (pellet) agar lebih mudah diaplikasikan di lahan pertanian.

Teknologi TMBB dinilai memiliki sejumlah keunggulan. Selain lebih ramah lingkungan karena dapat membantu meremediasi lahan pertanian yang tercemar agrokimia, formulasi yang dikembangkan juga dirancang memiliki karakter slow release sehingga mikroorganisme dapat bekerja secara bertahap di dalam tanah. Pendekatan tersebut diharapkan meningkatkan efisiensi pemanfaatan mikroba tanah sekaligus menjaga viabilitas mikroorganisme dalam jangka waktu lebih lama.

UNISMA menilai capaian ini menunjukkan riset akademisi tidak hanya menghasilkan publikasi ilmiah, tetapi juga menghadirkan inovasi yang bermanfaat bagi sektor pertanian dan lingkungan.

Ke depan, penelitian tersebut direncanakan dikembangkan melalui pendekatan pertanian presisi, termasuk pemantauan mikrobioma tanah secara real-time serta pengembangan formulasi berbasis coated-polysaccharide untuk meningkatkan efektivitas aplikasi di lahan pertanian. Melalui inovasi ini, riset di lingkungan UNISMA diharapkan berkontribusi pada penguatan praktik pertanian berkelanjutan dan menjawab tantangan degradasi lahan akibat penggunaan bahan kimia pertanian secara intensif.