Divisi Hubungan Masyarakat (Humas) Polri resmi meluncurkan aplikasi pemantauan arus lalu lintas berbasis teknologi real time yang dapat diakses masyarakat melalui telepon pintar. Peluncuran ini disebut sebagai bagian dari transformasi digital Polri untuk menghadirkan layanan publik yang lebih modern, transparan, dan responsif, terutama bagi pengguna jalan di kota-kota besar maupun jalur lintas provinsi.
Aplikasi tersebut dikembangkan oleh tim teknologi informasi internal Polri yang berkolaborasi dengan mitra pengembang perangkat lunak berpengalaman di bidang sistem transportasi cerdas. Melalui pengembangan ini, Polri menyiapkan satu platform terpusat yang mengintegrasikan data dari jaringan sensor dan kamera lalu lintas milik Polri.
Sejumlah fitur disematkan untuk membantu pengguna memantau kondisi jalan. Salah satunya pemantauan langsung melalui integrasi kamera CCTV yang ditempatkan di berbagai titik strategis. Aplikasi ini juga menyediakan notifikasi dini terkait kemacetan dan kecelakaan, serta rekomendasi rute alternatif yang diperbarui otomatis mengikuti kondisi lapangan.
Selain itu, pengguna dapat melaporkan kejadian lalu lintas melalui fitur pelaporan interaktif yang terhubung dengan satuan polisi lalu lintas (Polantas) di wilayah setempat. Dengan mekanisme ini, respons penanganan diharapkan dapat dilakukan lebih cepat dan terkoordinasi.
Kepala Divisi Humas Polri menyatakan peluncuran aplikasi ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang Polri untuk mewujudkan ekosistem lalu lintas yang tertib, aman, dan efisien. Masyarakat juga diajak memanfaatkan aplikasi tersebut sebagai panduan perjalanan sehari-hari guna menghindari titik kemacetan dan meminimalkan risiko kecelakaan di jalan raya.
Polri berharap inovasi ini dapat memperkuat kepercayaan publik sekaligus mendorong budaya berlalu lintas yang lebih sadar dan bertanggung jawab di seluruh Indonesia.