Delegasi mahasiswa Universitas Trisakti meraih penghargaan pada ajang International Intellectual Property, Invention, Innovation, and Technology Exposition (IPITEX) 2026 yang digelar di Bangkok International Trade & Exhibition Centre (BITEC), Bangkok, Thailand, pada 5–9 Januari 2026.
Di bawah bimbingan dosen Ryan Johan Sembiring, lima tim mahasiswa lintas fakultas membawa pulang tiga medali emas, dua medali perak, serta dua penghargaan khusus dalam kompetisi tersebut.
Ryan menyebut capaian itu menjadi bukti ketekunan mahasiswa dalam menghasilkan inovasi. Ia menjelaskan, partisipasi Universitas Trisakti dalam IPITEX 2026 merupakan bagian dari komitmen kampus untuk mendorong pengembangan inovasi berbasis Internet of Things (IoT) dan kecerdasan buatan (AI).
“Kelima tim yang dikirim mengusung inovasi menyasar berbagai permasalahan, mulai dari aksesibilitas bagi penyandang disabilitas, pengelolaan sampah, keselamatan kebakaran, hingga teknologi pertahanan,” kata Ryan dalam keterangannya, Kamis (15/1/2026).
Ia juga menilai keberhasilan delegasi mencerminkan kolaborasi lintas fakultas, dengan sinergi mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu—mulai dari hukum, kedokteran, ekonomi, hingga desain—dalam menciptakan inovasi yang komprehensif dan aplikatif. Ryan menambahkan, kampus menerapkan kebijakan pembiayaan penuh agar mahasiswa dapat fokus mengembangkan inovasi tanpa terkendala faktor finansial.
Wakil Rektor III Universitas Trisakti, Yoska Oktaviano, menyampaikan seluruh biaya kegiatan kompetisi ditanggung kampus sebagai bentuk dukungan terhadap kreativitas mahasiswa. “Usakti sangat peduli terhadap lomba dan kreativitas mahasiswa, dan kebijakan Rektor sangat mendukung hal tersebut. Kolaborasi lintas fakultas juga terbukti sukses meraih medali emas,” ujar Yoska.
Rektor Universitas Trisakti, Prof. Kadarsah Suryadi, berharap prestasi yang diraih di IPITEX 2026 dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk meningkatkan capaian di tingkat nasional maupun internasional. “Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi di tingkat nasional maupun internasional,” kata Kadarsah.
IPITEX merupakan kompetisi inovasi dan teknologi yang digelar setiap tahun di Bangkok. Ajang ini menjadi wadah bagi inventor, peneliti, dan inovator dari berbagai negara untuk mempresentasikan karya di bidang kekayaan intelektual, penemuan, inovasi, dan teknologi.
Dalam IPITEX 2026, medali emas pertama diraih tim AI-Enhanced Smart Sniper Rifle yang beranggotakan Nadia Dari Vagher (Fakultas Hukum) dan Shafa Syahida Solachuddin (Fakultas Kedokteran). Tim ini juga memperoleh Special Award dari WWIEA Korea.
Medali emas kedua diraih tim AI-Based Interactive Trash Bin Robot yang terdiri dari Chyka Sanyazka Nugraha (Fakultas Ekonomi dan Bisnis) dan Nadya Bunga Permata Putri (Fakultas Arsitektur, Lansekap, dan Teknologi Lingkungan).
Medali emas ketiga diperoleh tim Intelligent Real-Time Vision Aid for the Visually Impaired dengan anggota Hana Salsabila (Fakultas Teknologi Industri) dan Bianda Lehaz Nur Febriyanti (Fakultas Seni Rupa dan Desain). Tim ini juga meraih Special Award dari WiiPA Taiwan.
Sementara itu, dua medali perak diraih tim Automatic Firefighting Robot yang beranggotakan Clara dan Siti Nabilla Nursofa (keduanya dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis), serta tim Smart Tactical Helmet with IoT-Based Hazard Detection yang terdiri dari Jesica Bunga Kaira Siagian (Fakultas Kedokteran) dan Oktarina Nayla Zahra (Fakultas Ekonomi dan Bisnis).