Di tengah meningkatnya aktivitas investasi ritel, pemilihan aplikasi saham menjadi salah satu langkah penting bagi investor. Selain kemudahan transaksi, faktor keamanan dan stabilitas sistem kerap menjadi pertimbangan utama sebelum pengguna menempatkan dana melalui sebuah platform.
Berikut rangkuman 10 aplikasi saham yang disebut telah terdaftar resmi dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), lengkap dengan karakteristik utama masing-masing.
1. Stockbit
Stockbit dikenal bermula sebagai platform sosial investor sebelum berkembang menjadi aplikasi trading melalui kolaborasi dengan sekuritas resmi. Salah satu fitur yang menonjol adalah forum diskusi “Stream” untuk memantau opini investor lain secara real time. Stockbit juga menyediakan fitur Chartbit untuk kebutuhan analisis teknikal, serta mengandalkan sistem keamanan yang terintegrasi dengan rekening dana nasabah yang berada dalam pengawasan OJK.
2. MOST (Mandiri Sekuritas)
MOST (Mandiri Online Securities Trading) membawa layanan Mandiri Sekuritas ke dalam aplikasi. Keunggulan yang disorot adalah reputasi institusi yang berada dalam ekosistem BUMN. MOST juga menyediakan laporan riset harian untuk membantu pengambilan keputusan berbasis data, serta menerapkan verifikasi berlapis dalam sistem keamanannya.
3. Ajaib (Ajaib Sekuritas)
Ajaib banyak digunakan investor pemula karena proses pendaftaran yang sepenuhnya digital dan dinilai cepat tanpa dokumen fisik. Antarmuka dibuat sederhana agar transaksi terasa mudah. Dari sisi keamanan, Ajaib disebut menggunakan enkripsi data, serta dukungan verifikasi biometrik untuk proteksi akun.
4. Neo HOTS (Mirae Asset Sekuritas)
Neo HOTS kerap dikaitkan dengan kebutuhan trader aktif, terutama karena kecepatan eksekusi order dan fleksibilitas kustomisasi tampilan. Aplikasi ini dikembangkan Mirae Asset Sekuritas yang disebut memiliki modal kerja (MKBD) kuat. Selain fitur teknis, tersedia dukungan komunitas dan edukasi rutin bagi pengguna.
5. BEST (BCA Sekuritas)
BEST (BCA Sekuritas Online Trading) ditujukan untuk pengalaman investasi yang praktis, khususnya bagi nasabah BCA. Salah satu fitur yang diunggulkan adalah integrasi Rekening Dana Nasabah (RDN) yang memudahkan pemindahan dana dari rekening tabungan ke akun saham. Keamanan transaksi disebut mengandalkan protokol otentikasi yang kuat.
6. BIONS (BNI Sekuritas)
BIONS mengusung konsep penggunaan yang mudah dengan fitur yang tetap lengkap. Aplikasi ini memungkinkan akses ke beberapa instrumen, seperti saham, reksa dana, dan obligasi dalam satu platform, serta menyediakan fitur fingerprint dan face ID untuk keamanan. BNI Sekuritas juga disebut melakukan pembaruan berkala untuk menjaga kestabilan sistem.
7. IPOT (Indo Premier Sekuritas)
IPOT (Indo Premier Online Technology) merupakan platform investasi daring milik PT Indo Premier Sekuritas yang disebut telah melayani investor selama lebih dari dua dekade. Aplikasi ini menawarkan akses terintegrasi untuk saham, reksa dana, hingga ETF, serta menonjolkan sistem keamanan berlapis. IPOT juga menyediakan alat analisis fundamental dan teknikal, serta menawarkan kemudahan bagi pengguna dengan kebijakan tanpa setoran awal minimum.
8. SimInvest (Sinarmas Sekuritas)
SimInvest menawarkan fitur poin reward yang dapat ditukarkan dalam ekosistem Grup Sinarmas. Aplikasi ini menyediakan fitur analisis yang disajikan agar lebih mudah dipahami pengguna baru. Dari sisi keamanan, terdapat proteksi ganda untuk instruksi penarikan dana agar dana kembali ke rekening atas nama pemilik.
9. BRIGHTS (BRI Danareksa Sekuritas)
BRIGHTS merupakan aplikasi hasil sinergi Bank BRI dan Danareksa. Aplikasi ini disebut menawarkan stabilitas sistem serta akses ke riset ekonomi makro bagi investor yang memperhatikan fundamental. Keamanan didukung infrastruktur teknologi Bank BRI dengan standar keamanan perbankan.
10. POST (Panin Sekuritas)
POST (Panin Online Stock Trading) disebut sebagai pilihan bagi investor yang mengutamakan stabilitas dan layanan jangka panjang. Aplikasi ini diklaim jarang mengalami kendala pada jam sibuk, menyediakan data pasar yang akurat, serta menerapkan enkripsi data dan layanan nasabah yang responsif.
Tips memilih aplikasi saham
Selain memilih berdasarkan fitur, ada sejumlah kriteria yang kerap digunakan untuk menilai aspek keamanan dan keandalan aplikasi saham:
Legalitas
Periksa daftar sekuritas pada situs resmi OJK dan pastikan izin perusahaan efek yang menaungi aplikasi masih aktif.
Keamanan akses
Pilih aplikasi yang menyediakan fitur biometrik (Face ID atau fingerprint) serta PIN transaksi yang berbeda dari kata sandi akun.
Rekam jejak gangguan sistem
Telusuri pengalaman pengguna, termasuk melalui komunitas investor, untuk mengetahui apakah aplikasi sering mengalami crash atau gangguan saat pasar ramai.
Transparansi RDN
Pastikan penggunaan Rekening Dana Nasabah (RDN) atas nama pribadi di bank kustodian, bukan rekening atas nama perusahaan sekuritas.