Google Maps masih menjadi andalan banyak orang untuk kebutuhan navigasi, mulai dari perjalanan jauh, touring, hingga mudik untuk mencari rute alternatif yang lebih lancar. Namun, penggunaan Google Maps dalam waktu lama dapat menguras kuota internet dan baterai. Selain itu, masalah jaringan yang tidak stabil—terutama di wilayah pedesaan—sering membuat pengguna kesulitan mendapatkan sinyal.
Situasi tersebut bisa menjadi kendala bagi pemudik maupun pelancong yang bepergian ke luar kota. Meski begitu, Google Maps sebenarnya tetap dapat diakses dalam kondisi offline. Artinya, saat sinyal sulit atau kuota internet habis, aplikasi ini masih bisa diandalkan sebagai navigasi, termasuk ketika melewati jalur pedesaan.
Berikut langkah umum menggunakan Google Maps dalam mode offline agar tetap bisa bernavigasi tanpa internet.
1. Pastikan aplikasi Google Maps sudah terpasang dan diperbarui
Sebelum berangkat, pastikan Google Maps sudah terinstal di ponsel dan menggunakan versi terbaru agar fitur yang tersedia dapat digunakan. Setelah itu, buka aplikasi dan ketik alamat atau lokasi tujuan pada kolom pencarian.
2. Tentukan lokasi dan buka opsi tambahan
Setelah lokasi tujuan muncul di peta, ketuk pin merah yang menandai area tersebut. Selanjutnya, tekan ikon titik tiga di pojok kanan atas layar untuk menampilkan opsi tambahan.