Bupati Kepulauan Talaud Welly Titah secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Jaksa Jaga Desa dan Pelatihan Aplikasi Siskeudes versi 2.0.9 pada 16 Maret 2026. Kegiatan ini ditujukan untuk memperkuat tata kelola pemerintahan desa agar semakin transparan, akuntabel, serta tertib dalam administrasi.
Program Jaksa Jaga Desa disebut sebagai bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan Kejaksaan. Dalam program ini, kehadiran jaksa ditekankan bukan untuk menimbulkan rasa takut, melainkan sebagai pendamping bagi para kepala desa untuk berkonsultasi, sehingga dapat menghindari persoalan hukum yang berawal dari kekeliruan administrasi.
Sejalan dengan perkembangan regulasi, penggunaan aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) menjadi kewajiban dalam mendukung pengelolaan keuangan desa berbasis digital. Sistem tersebut dinilai membantu menjaga transparansi anggaran, memastikan akuntabilitas laporan keuangan, serta mempercepat proses pelaporan sesuai ketentuan pemerintah pusat.
Dalam arahannya, Welly meminta seluruh kepala desa dan perangkat desa mengikuti kegiatan dengan serius. Ia menegaskan agar peserta tidak sekadar hadir, tetapi benar-benar memahami materi dan mampu mengoperasikan sistem yang digunakan.
Bupati juga menekankan agar anggaran desa difokuskan pada program prioritas yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, seperti ketahanan pangan, penanganan stunting, bantuan langsung tunai, serta dukungan terhadap koperasi. Ia mengingatkan pentingnya menjaga tertib administrasi dan integritas dalam setiap pelaksanaan program.