Vonage, anak perusahaan Ericsson, mengumumkan bahwa Broot.ai yang berbasis di India telah mengintegrasikan API Vonage ke dalam platform manajemen kontak berbasis kecerdasan buatan (AI) yang ditujukan bagi profesional penjualan dan pemasaran B2B.
Melalui integrasi ini, Broot.ai memanfaatkan Vonage Voice API serta layanan penyediaan nomor telepon lokal. Fitur tersebut memungkinkan pengguna melakukan panggilan langsung dari dalam aplikasi, termasuk kemampuan panggilan sekali klik setelah prospek teridentifikasi, sebagaimana disebutkan dalam pernyataan siaran pers.
Platform Broot.ai dirancang untuk pengguna di bidang penjualan, pemasaran, dan penyelenggaraan acara yang memanfaatkan sistem manajemen hubungan pelanggan (CRM). Dengan dukungan Vonage, pengguna juga dapat mengakses nomor bisnis lokal di sejumlah pasar, termasuk Amerika Serikat, Eropa, dan Asia Pasifik.
Pendiri sekaligus Chief Product Officer Broot.ai, Mithun Waghela, menyatakan bahwa API Vonage memungkinkan perusahaan menghadirkan pengalaman panggilan dalam aplikasi yang mulus serta penyediaan nomor secara instan, yang disebutnya dapat mengubah cara pengguna berinteraksi dengan pelanggan dan prospek.
Selain panggilan dalam aplikasi, integrasi ini mencakup fungsionalitas data panggilan dan metrik yang terpusat. Broot.ai juga disebut menangkap, mengatur, dan memperkaya data kontak bisnis yang berasal dari acara networking, kanal digital, serta basis data yang sudah ada.
Presiden sekaligus Head of Business Unit API Vonage, Christophe Van de Weyer, mengatakan perusahaan menargetkan dukungan bagi pengembang perangkat lunak untuk membangun solusi bagi klien korporasi melalui kemampuan komunikasi yang dapat diprogram.
Vonage beroperasi sebagai anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki Ericsson di area bisnis Global Communications Platform. Portofolio teknologinya mencakup solusi Network APIs, CPaaS, CCaaS, dan UCaaS. Sementara itu, Broot.ai melayani profesional penjualan dan pemasaran di perusahaan global dengan menawarkan wawasan data berbasis AI serta alat komunikasi, termasuk kemampuan panggilan VoIP.