BERITA TERKINI
BRIN Dorong Swasembada Pangan lewat Riset Benih Unggul, Minta Tambahan Dana Riset

BRIN Dorong Swasembada Pangan lewat Riset Benih Unggul, Minta Tambahan Dana Riset

Jakarta, CNBC Indonesia — Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria menegaskan peran riset dan inovasi yang dijalankan BRIN untuk mendukung program unggulan pemerintah, termasuk agenda swasembada pangan di sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan.

Menurut Arif, BRIN mendorong inovasi untuk menghasilkan benih unggul yang mampu beradaptasi dengan perubahan iklim, seperti varietas yang hemat air dan tahan hama. Selain itu, riset juga diarahkan untuk memastikan ketersediaan benih perikanan agar Indonesia tidak bergantung pada pasokan impor.

BRIN juga bekerja sama dengan perguruan tinggi untuk memastikan implementasi hasil riset dan teknologi dapat dimanfaatkan secara benar dan tepat oleh petani serta nelayan sebagai pengguna. Dengan penerapan yang sesuai, hasil yang diperoleh diharapkan lebih maksimal.

Di sisi lain, BRIN mendorong pengembangan produk pangan guna menekan ketergantungan terhadap impor, termasuk impor gandum yang disebut terus meningkat. Upaya tersebut dilakukan melalui pemanfaatan sumber pangan pengganti, seperti sagu dan ganyong. Arif menyebut diperlukan langkah untuk meningkatkan daya saing produk lokal, antara lain melalui intervensi dan subsidi pemerintah, serta sosialisasi agar masyarakat lebih memanfaatkan pangan alternatif tersebut.

BRIN juga mengharapkan dukungan keuangan untuk menambah dana riset. Saat ini, dana riset disebut baru mencapai 0,3% dari produk domestik bruto (PDB). Arif menekankan pentingnya pengelolaan dana riset yang efektif agar hasil yang dicapai lebih optimal.

Pernyataan tersebut disampaikan Arif Satria dalam dialog bersama Safrina Nasution di program Squawk Box, CNBC Indonesia, Kamis (04/12/2025).