Pemerintah Kabupaten Gianyar melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Gianyar kembali menggelar lomba karya ilmiah untuk pelajar tingkat SMP dan SMA/SMK. Kegiatan ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk menampilkan kemampuan akademik sekaligus menguji gagasan inovatif yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Kepala BRIDA Gianyar I Ketut Sedana mengatakan, lomba tersebut digelar untuk ketiga kalinya dan dirangkaikan dengan penganugerahan Citra Karya Raksita. Tahun ini, tema yang diangkat adalah Pelestarian Ekosistem dan Lingkungan Hidup.
Menurut Sedana, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung visi pembangunan nasional dan daerah di bidang pendidikan, terutama peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan, riset, dan inovasi. Ia menyebut lomba ini selaras dengan arah pembangunan pendidikan Pemerintah Provinsi Bali yang menekankan penguatan kualitas SDM melalui pendidikan, riset, dan inovasi.
Selain itu, lomba karya ilmiah ini juga dikaitkan dengan program unggulan Bupati Gianyar I Made Mahayastra, yakni Beasiswa Gianyar Aman. Melalui program tersebut, Pemkab Gianyar menargetkan pemberian sekitar 1.000 beasiswa bagi generasi muda untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Sedana menambahkan, lomba ini mendorong pelajar melahirkan ide dan gagasan inovatif yang bisa menjadi solusi atas berbagai persoalan di masyarakat. Sejumlah karya yang dipresentasikan mengangkat isu-isu aktual, mulai dari kerusakan lingkungan, pemanfaatan teknologi tepat guna, pengelolaan sampah, hingga pengembangan potensi lokal berbasis lingkungan.
“Roh dari lomba ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga wadah bagi pelajar untuk melatih kemampuan berpikir kritis, melakukan penelitian, dan mengembangkan kreativitas dalam menghasilkan gagasan inovatif,” ujar Sedana, Jumat (13/3).
Pada penyelenggaraan tahun 2026, lomba diikuti 28 peserta tingkat SMP dan 15 peserta tingkat SMA/SMK. Jumlah peserta disebut terus meningkat setiap tahun. Proses penilaian dilakukan oleh enam dewan juri dari Tim Kelitbangan Kabupaten Gianyar.
Untuk tingkat SMA/SMK, tim juri diketuai Prof Dr Ir I Wayan Suparta MS dengan anggota Prof Drs Made Suastra PhD dan Ir Ketut Witarka Yudiarta MT. Sementara untuk tingkat SMP, tim juri diketuai Prof Dr I Ketut Gading MPsi dengan anggota Drs I Gede Widarma Suharta MM dan Dr I Gede Made Sadguna SE MBA DBA.
Para pemenang lomba tidak hanya menerima penghargaan, tetapi juga memperoleh kesempatan pencatatan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) atas karya yang dihasilkan. Aspek penilaian meliputi penulisan, orisinalitas ide, kemanfaatan bagi masyarakat, serta kualitas penelitian. Sedana berharap kegiatan ini dapat melahirkan generasi muda Gianyar yang cerdas, inovatif, dan berdaya saing.