Biznet memaparkan strategi bisnis untuk 2026 di tengah persaingan industri internet yang dinilai semakin kompetitif. Strategi tersebut disebut berpijak pada capaian perusahaan sepanjang 2025, termasuk peningkatan pengalaman pelanggan (customer experience/CX) dan loyalitas berdasarkan survei bersama Ipsos.
Senior Manager Marketing Biznet, Adrianto Sulistyo, mengatakan salah satu indikator keberhasilan pada 2025 terlihat dari tingginya nilai rekomendasi pelanggan. Menurutnya, hal itu didorong oleh kualitas layanan yang dinilai sesuai dengan janji kampanye pemasaran perusahaan, termasuk iklan.
Berdasarkan data internal dan survei pasar, Biznet juga mencatat adanya pergeseran perilaku konsumen di Indonesia. Jika sebelumnya harga menjadi faktor utama, kini konsumen disebut lebih memprioritaskan kualitas sebelum mempertimbangkan biaya.
“Masyarakat Indonesia kini lebih pintar. Mereka bertanya dulu kualitasnya bagus atau tidak, baru bicara harga. Jika kualitasnya terbukti baik melalui rekomendasi orang terdekat, harga yang lebih tinggi pun dianggap wajar,” kata Adri pada Selasa (3/3/2026) di Jakarta.
Tren tersebut, menurut Biznet, tercermin dari kenaikan kepuasan pelanggan sebesar 3% dibandingkan 2024. Perusahaan juga menyebut porsi pelanggan lama—yang berlangganan lebih dari 3 hingga 12 bulan—terus meningkat, yang dinilai mencerminkan rendahnya angka perpindahan pelanggan.
Dari sisi merek, Biznet mengklaim menempati posisi top of mind nomor dua secara nasional di antara lima penyedia layanan yang disurvei. Skor top of mind Biznet disebut naik dari 9% menjadi 14%.
“Jika orang mencari internet cepat dan berkualitas, pilihannya langsung ke Biznet. Ini menunjukkan brand kami sudah menjadi salient atau pilihan utama yang muncul secara spontan di benak konsumen,” ujar Adri.
Biznet menguraikan sejumlah faktor yang disebut berkontribusi pada kepuasan pelanggan sepanjang 2025. Pertama, ekspansi bandwidth dengan penambahan kapasitas sebesar 30%. Kedua, strategi penyesuaian harga untuk kota lapis kedua dan ketiga, termasuk tingkat kabupaten, dengan paket mulai Rp 175.000 untuk menyesuaikan daya beli daerah. Ketiga, kualitas sumber daya manusia, terutama performa teknisi dan tim penjualan yang dinilai memuaskan oleh pelanggan.
Memasuki 2026, Biznet menyatakan akan mengusung strategi yang lebih personal dengan menekankan “rekomendasi jujur”. Adri menilai bisnis internet saat ini sangat dipengaruhi ulasan antar-pengguna yang autentik, melampaui efektivitas promosi melalui key opinion leader (KOL) berbayar.
“Bisnis ini adalah bisnis rekomendasi. Kami harus menjaga tingkat satisfaction tetap tinggi agar pelanggan secara sukarela merekomendasikan layanan kami kepada keluarga dan rekan mereka. Inilah yang menjadi fondasi strategi kami ke depan,” kata Adri.