Ramadan kerap menjadi periode ketika pengeluaran meningkat. Kebutuhan sahur dan berbuka, persiapan Lebaran, hingga kebutuhan mendadak di tengah bulan puasa dapat membuat dompet terasa lebih cepat menipis. Kondisi ini mendorong sebagian orang mempertimbangkan metode pembayaran yang dapat membantu meringankan beban finansial dalam jangka pendek.
Dua opsi yang sering dipilih adalah aplikasi Buy Now PayLater (BNPL) dan kartu kredit. Keduanya sama-sama menawarkan konsep “beli sekarang, bayar nanti”, namun memiliki karakter, persyaratan, serta dampak terhadap arus kas yang berbeda. Karena itu, pemilihan metode pembayaran selama Ramadan dapat memengaruhi pengelolaan keuangan bulanan.
Secara umum, BNPL dan kartu kredit memberi kemudahan bertransaksi tanpa harus membayar penuh di awal. Perbedaannya terletak pada pengalaman penggunaan, proses pengajuan, serta pola pembayaran yang ditawarkan masing-masing layanan.
Dalam sejumlah kondisi, aplikasi BNPL dinilai lebih menguntungkan. Pertama, prosesnya cenderung lebih cepat karena pendaftaran dapat dilakukan langsung melalui aplikasi tanpa prosedur panjang seperti pada kartu kredit. Hal ini menjadi relevan ketika kebutuhan muncul mendadak di tengah Ramadan.
Kedua, persyaratan BNPL biasanya lebih sederhana. Jika kartu kredit umumnya memerlukan profil kredit yang sudah matang, layanan BNPL sering dinilai lebih inklusif karena cukup mengandalkan data pribadi dan verifikasi yang cepat.
Ketiga, beberapa layanan BNPL menawarkan cicilan jangka pendek dengan skema bebas biaya, seperti cicilan satu bulan tanpa bunga dan tanpa biaya administrasi. Opsi ini dapat membantu untuk kebutuhan mendesak yang ingin segera diselesaikan tanpa tambahan beban.
Keempat, BNPL menawarkan transparansi melalui aplikasi. Pengguna dapat memantau jadwal pembayaran, sisa limit, dan tagihan secara digital sehingga lebih mudah mengontrol kewajiban yang akan jatuh tempo.
Meski sama-sama dapat digunakan untuk menunda pembayaran, BNPL dan kartu kredit memiliki karakter berbeda yang perlu dipertimbangkan sesuai kebutuhan dan kemampuan membayar. Dengan memahami perbandingan tersebut, pengguna dapat memilih metode yang paling sesuai untuk menjaga arus kas tetap terkendali selama Ramadan.