Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (Kanwil Bea Cukai Jateng DIY) menyetujui sekaligus meresmikan izin status Kawasan Berikat bagi PT Teng Fei Glory Indonesia di Tegal. Dengan fasilitas tersebut, perusahaan disebut terus memacu ekspor sepatu olahraga ke sejumlah negara, termasuk Amerika Serikat, Tiongkok, dan kawasan Eropa.
Kepala Seksi Bimbingan Kepatuhan dan Hubungan Masyarakat Kanwil Bea Cukai Jateng DIY, R. Megah Andiarto, mengatakan fasilitas Kawasan Berikat memberikan kemudahan kepabeanan yang dinilai signifikan. Menurutnya, kebijakan itu merupakan bentuk dukungan pemerintah untuk menjaga efisiensi biaya produksi dan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global.
Megah menjelaskan, melalui status Kawasan Berikat, perusahaan dapat mengimpor bahan baku, bahan penolong, dan mesin tanpa terlebih dahulu membayar bea masuk, Pajak Pertambahan Nilai (PPN), serta Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM), selama digunakan untuk produksi barang yang hasil akhirnya diekspor.
Di sisi lain, ia menilai fasilitas Kawasan Berikat juga menjadi bukti komitmen perusahaan untuk mematuhi regulasi yang berlaku. Megah menyebut perusahaan menyatakan kesiapannya menerima konsekuensi atas setiap peraturan yang telah ditetapkan sebagai bagian dari kemitraan untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif dan berintegritas.
Bea Cukai mencatat, dari sisi investasi dan penyerapan tenaga kerja, PT Teng Fei Glory Indonesia dinilai memiliki prospek positif. Nilai investasi perusahaan tercatat sebesar Rp30 miliar pada 2025 dan diproyeksikan meningkat menjadi Rp300 miliar pada 2029.
Dari aspek ketenagakerjaan, perusahaan disebut akan menyerap 700 tenaga kerja lokal pada 2025. Angka tersebut diperkirakan meningkat menjadi 3.000 tenaga kerja lokal pada 2029.
Kapasitas produksi perusahaan juga diproyeksikan tumbuh dari 100.000 pasang pada 2025 menjadi 5.000.000 pasang per tahun pada 2029. Megah menyatakan optimisme bahwa fasilitas Kawasan Berikat dapat menjadi katalis agar perusahaan lebih agresif menjangkau pasar internasional dengan produk yang lebih kompetitif.
Kanwil Bea Cukai Jateng DIY berharap keberadaan PT Teng Fei Glory Indonesia sebagai Kawasan Berikat baru tidak hanya mendongkrak kinerja ekspor Jawa Tengah, tetapi juga memicu efek berganda bagi usaha lokal di sekitarnya, mulai dari sektor logistik, kuliner, hingga perumahan.
Sementara itu, PT Teng Fei Glory Indonesia menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kemudahan yang diberikan Bea Cukai. Perusahaan menyatakan fasilitas Kawasan Berikat membantu kelancaran arus kas dan operasional, serta menegaskan komitmen untuk memanfaatkannya guna meningkatkan kapasitas produksi, memperluas pasar ekspor, dan berkontribusi bagi perekonomian nasional.