BERITA TERKINI
Badilum Uji Coba Aplikasi B-CAT di PN Malang, Digelar Hybrid dan Diikuti Sejumlah PN di Jawa Timur

Badilum Uji Coba Aplikasi B-CAT di PN Malang, Digelar Hybrid dan Diikuti Sejumlah PN di Jawa Timur

Malang — Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum (Badilum) menggelar uji coba implementasi Badilum Computer Assisted Test (B-CAT) di Pengadilan Negeri (PN) Malang, Jawa Timur, Jumat (17/04/2026). Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid.

Berdasarkan surat yang ditandatangani Direktur Pembinaan Tenaga Teknis (Dirganis) Badilum, Hasanudin, uji coba tersebut diikuti oleh Ketua, Wakil Ketua, Hakim, Panitera, Panitera Muda, dan Panitera Pengganti. PN Malang mengikuti kegiatan secara langsung, sementara PN Banyuwangi, PN Jember, PN Kabupaten Kediri, PN Kepanjen, dan PN Jombang mengikuti secara daring.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Hasanudin yang didampingi Wakil Ketua PN Malang Dyan Martha Budhinugraeny serta Kepala Subdirektorat Mutasi Panitera dan Jurusita Badilum Junaedi Kamaludin.

Dalam paparannya, Hasanudin menjelaskan B-CAT merupakan platform ujian berbasis digital yang dirancang Badilum untuk menjamin proses ujian yang transparan, objektif, dan akuntabel. Ia menegaskan uji substansi yang dilakukan melalui B-CAT bukan untuk mencari kesalahan, melainkan mengukur perkembangan aparatur peradilan umum, khususnya tenaga teknis, serta aspek yang perlu ditingkatkan.

Hasanudin menyampaikan data yang diperoleh dari uji substansi melalui B-CAT akan digunakan sebagai dasar penentuan promosi dan mutasi. Ia menyebut prinsip “the right man on the right place” sebagai tujuan dari pemanfaatan data tersebut.

Ia juga menyatakan, apabila uji substansi melalui B-CAT sudah berjalan rutin, maka dalam pelaksanaan fit & proper test tidak diperlukan lagi uji substansi. Karena aplikasi ini masih baru dikembangkan, uji coba dilakukan dengan harapan memperoleh masukan dari para peserta.

Menanggapi pelaksanaan uji coba ini, Wakil Ketua PN Malang Dyan Martha Budhinugraeny menyampaikan bahwa uji substansi akan menjadi salah satu komponen penilaian dalam manajemen talenta. Menurutnya, hal itu diharapkan dapat mendukung tersedianya sumber daya manusia Badan Peradilan Umum yang berintegritas dan berkompetensi.

Dyan juga berharap uji coba dapat berjalan lancar sehingga dapat diterapkan dan dilaksanakan secara rutin untuk meningkatkan kompetensi tenaga teknis.