Pada Sabtu, 21 Februari 2026, Apple resmi memperluas kemampuan Apple Podcasts dengan menghadirkan fitur video yang terintegrasi langsung di dalam aplikasi. Pembaruan ini memungkinkan konten podcast tersedia dalam format audio dan video dalam satu tempat, sekaligus memperkuat posisi Apple untuk bersaing dengan platform besar seperti YouTube dan Spotify yang lebih dulu dikenal lewat podcast visual.
Melalui integrasi tersebut, pengguna dapat beralih secara mulus antara mendengarkan versi audio dan menonton versi video dari podcast yang sama tanpa perlu berpindah aplikasi. Apple menilai langkah ini dapat memperkaya pengalaman pengguna dengan memberikan fleksibilitas lebih dalam menikmati konten, sekaligus menjadikan Apple Podcasts sebagai platform media yang lebih komprehensif.
Dalam mode video, tampilan dapat diputar secara horizontal untuk pengalaman layar penuh. Kontrol pemutaran dirancang tetap sederhana dan intuitif, serupa dengan pengalaman di layanan Apple lainnya. Apple juga menyiapkan opsi pengunduhan episode video agar dapat ditonton secara offline, termasuk saat pengguna berada di area dengan koneksi terbatas atau sedang tidak tersambung internet.
Dari sisi teknologi, fitur video di Apple Podcasts didukung HTTP Live Streaming (HLS), protokol streaming milik Apple yang telah digunakan sejak 2009. HLS bekerja dengan membagi video menjadi potongan kecil yang dimuat secara dinamis, sehingga kualitas tayangan dapat menyesuaikan kondisi jaringan.
Sejumlah kemampuan yang dikaitkan dengan HLS dalam pembaruan ini mencakup penyesuaian resolusi secara otomatis berdasarkan kecepatan internet, upaya meminimalkan buffering pada jaringan yang fluktuatif, serta efisiensi penggunaan data karena resolusi tinggi tidak dipaksakan ketika kondisi jaringan tidak mendukung.
Bagi kreator, dukungan HLS disebut membuka ruang pengaturan lebih luas terkait distribusi konten, seperti pengaturan kualitas video default, durasi pemuatan awal, hingga penyematan metadata interaktif. Dengan pembaruan ini, Apple Podcasts berpotensi menarik lebih banyak kreator dan audiens yang mencari pengalaman podcast dalam format visual tanpa harus mengandalkan platform lain.