Kepadatan lalu lintas kerap menjadi bagian dari perjalanan mudik Lebaran, terutama di jalan tol dan jalur utama antarkota. Karena itu, pemudik disarankan memantau kondisi lalu lintas sebelum berangkat maupun selama perjalanan.
Saat ini, pengecekan kondisi jalan dapat dilakukan secara online melalui aplikasi di smartphone. Pengguna bisa melihat tingkat kepadatan kendaraan hingga memantau kondisi jalan secara langsung. Sejumlah aplikasi yang dapat dimanfaatkan untuk memantau titik kemacetan antara lain Google Maps, Waze, Tol Kita, dan Travoy.
Berikut ringkasan cara kerja dan fitur masing-masing aplikasi untuk membantu pemudik memantau kondisi lalu lintas selama mudik Lebaran 2026.
1. Google Maps
Google Maps menyediakan tampilan kepadatan lalu lintas melalui fitur peta. Untuk melihatnya, pengguna dapat mengetuk ikon “Overlay” atau “Hamparan” di pojok kanan atas (berbentuk tumpukan kotak), lalu pada bagian “Detail Peta” memilih opsi “Lalu Lintas”. Setelah diaktifkan, indikator kepadatan akan muncul dengan kode warna: hijau untuk lancar, kuning, oranye, hingga merah untuk padat.
2. Waze
Melalui Waze, pengguna dapat melihat kondisi arus lalu lintas pada ruas jalan di peta dan menentukan rute yang diinginkan. Aplikasi ini menandai kondisi jalan dengan warna: merah untuk macet, kuning untuk cukup padat, dan abu-abu untuk lalu lintas lancar.
3. Travoy
Travoy merupakan aplikasi yang dikembangkan oleh Jasa Marga. Aplikasi ini tidak menampilkan tingkat kemacetan seperti peta lalu lintas pada aplikasi lain, tetapi menyediakan fitur pemantauan kondisi jalan secara langsung melalui kamera CCTV di ruas-ruas jalan tol. Untuk menggunakannya, pengguna dapat memilih menu “CCTV”.
4. Tol Kita
Tol Kita dikembangkan oleh BPJT (Badan Pengatur Jalan Tol) Kementerian PUPR. Fitur utamanya mirip dengan Travoy, yakni memungkinkan pengguna jalan tol memantau kondisi lalu lintas secara live melalui kamera CCTV yang terpasang di ruas-ruas jalan tol. Pengguna dapat langsung memilih menu “CCTV” di aplikasi.
Dengan memanfaatkan aplikasi-aplikasi tersebut, pemudik dapat memperkirakan kondisi lalu lintas di jalur yang akan dilalui. Informasi ini dapat membantu menentukan waktu keberangkatan maupun memilih rute alternatif agar perjalanan mudik lebih lancar.