Puluhan warga dari Kota Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Utara mendatangi lokasi penukaran uang yang disiapkan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe di halaman Masjid Islamic Center Lhokseumawe, Sabtu (7/3/2026) pagi. Mereka datang untuk menukar uang pecahan baru dan pecahan kecil sebagai persiapan menyambut Idulfitri.
Namun, warga mengaku kecewa karena tidak dapat menukar uang. Petugas menyampaikan bahwa layanan penukaran hanya diperuntukkan bagi masyarakat yang telah mendaftar melalui aplikasi PINTAR milik Bank Indonesia.
Di sisi lain, aplikasi PINTAR dilaporkan sudah lebih dari sepekan tidak dapat diakses. Sejumlah warga mengatakan telah berulang kali mencoba mendaftar, tetapi tidak berhasil.
Sebelumnya, sebagian warga mengaku memperoleh informasi dari media sosial bahwa penukaran uang pada hari tersebut dapat dilakukan secara manual tanpa pendaftaran melalui aplikasi. Karena informasi itu, puluhan warga tetap datang ke lokasi dengan harapan bisa dilayani secara langsung.
Hamdani, warga Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, mengatakan ia mulai mencoba mendaftar melalui aplikasi PINTAR sejak 27 Februari 2026, tetapi selalu gagal. Ia menduga gangguan terjadi karena aplikasi ramai diakses.
“Awalnya saya coba daftar tanggal 27 Februari, tapi gagal. Kemudian saya coba lagi tanggal 28 Februari, tetap tidak bisa,” kata Hamdani, Sabtu (7/3/2026).
Menurut Hamdani, sejak 1 hingga 7 Maret 2026 ia terus mencoba mendaftar pada berbagai kesempatan, termasuk hingga tengah malam dan waktu sahur, namun tetap tidak berhasil.
Ia juga mengaku telah mengikuti petunjuk pendaftaran sesuai tutorial yang disampaikan Bank Indonesia melalui video di YouTube. Namun, saat proses pengisian alamat, aplikasi tidak dapat melanjutkan ke tahap berikutnya.
“Saya gagal saat mengisi alamat. Setelah mengisi Lhokseumawe, pilihan kecamatan dan seterusnya tidak muncul, jadi tidak bisa dilanjutkan pendaftarannya,” ujarnya.
Karena mendapat informasi bahwa penukaran uang bisa dilakukan secara manual pada Sabtu (7/3/2026), Hamdani kemudian mendatangi lokasi penukaran uang di halaman Masjid Islamic Center. Namun setibanya di lokasi, ia kembali mendapat penjelasan bahwa layanan penukaran hanya melayani warga yang telah mendaftar melalui aplikasi.
Hamdani menyebut, di lokasi sudah ada puluhan warga lain yang mengalami hal serupa. Mereka datang karena kesulitan mengakses aplikasi PINTAR dan terlanjur percaya informasi di media sosial bahwa penukaran dapat dilakukan tanpa pendaftaran.