BERITA TERKINI
Aplikasi Pemantau Hilal Berbasis Astronomi dan AI Kian Diminati Jelang Penentuan Idulfitri 1447 H

Aplikasi Pemantau Hilal Berbasis Astronomi dan AI Kian Diminati Jelang Penentuan Idulfitri 1447 H

SURABAYA — Menjelang penentuan Hari Raya Idulfitri 1447 H pada 2026, penggunaan aplikasi pemantau hilal berbasis astronomi dan kecerdasan buatan (AI) semakin banyak dimanfaatkan masyarakat untuk memperkirakan posisi bulan secara lebih akurat.

Meski demikian, penetapan resmi Idulfitri tetap menunggu keputusan sidang isbat Kementerian Agama Republik Indonesia.

Sejumlah aplikasi memadukan data astronomi, GPS, serta algoritma ephemeris untuk memvisualisasikan posisi bulan secara real-time. Dengan dukungan teknologi tersebut, pengguna dapat mengetahui kemungkinan terlihatnya hilal sebelum pelaksanaan rukyatul hilal resmi oleh pemerintah.

Salah satu aplikasi yang disebut sebagai pilihan populer untuk membantu pemantauan adalah Stellarium Mobile. Aplikasi planetarium digital ini digunakan untuk menampilkan posisi matahari, bulan, dan bintang berdasarkan lokasi pengguna.

Dalam penggunaannya, Stellarium Mobile menawarkan visualisasi langit real-time berbasis GPS, simulasi posisi hilal saat matahari terbenam, serta bantuan untuk melihat apakah hilal sudah berada di atas ufuk. Aplikasi ini kerap dimanfaatkan sebagai sarana simulasi observasi sebelum rukyat dilakukan di lapangan.