Jakarta, 15 Januari 2026 – Universitas Negeri Surabaya (UNESA) menyatakan kesiapan untuk memperkuat riset dan inovasi yang berdampak bagi masyarakat serta industri seiring meningkatnya anggaran riset kampus. Komitmen ini disampaikan setelah Rektor UNESA bersama perwakilan guru besar sekaligus Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNESA menghadiri Taklimat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Pertemuan tersebut dihadiri sekitar 1.200 guru besar dan pimpinan perguruan tinggi dari seluruh Indonesia. Dalam kesempatan itu, disampaikan adanya tambahan dana riset dari pemerintah sebesar Rp4 triliun.
Jajaran rektor UNESA menyambut kebijakan tersebut sebagai peluang strategis untuk memperkuat ekosistem riset di lingkungan perguruan tinggi. Dengan dukungan pendanaan yang lebih besar, riset diharapkan tidak berhenti pada tahap prototipe di laboratorium, melainkan dapat menjembatani kebutuhan pasar.
Melalui penguatan pendanaan riset, hasil penelitian juga diharapkan tidak hanya menjadi dokumen administratif, tetapi berkembang menjadi produk nyata yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dan industri.