Menjelang Lebaran, kebutuhan masyarakat terhadap uang pecahan baru biasanya meningkat, baik untuk berbagi tunjangan hari raya (THR) maupun tradisi memberi uang kepada keluarga. Bank Indonesia (BI) membuka layanan penukaran melalui aplikasi PINTAR BI, namun tingginya permintaan membuat kuota kerap cepat habis sehingga sebagian warga mencari jalur lain.
Berikut sejumlah alternatif penukaran uang baru selain melalui aplikasi PINTAR BI.
1. Penukaran di cabang bank komersial
Masyarakat dapat mendatangi kantor cabang bank komersial untuk menukar uang, terutama pada periode menjelang Lebaran. Layanan ini umumnya dilakukan melalui teller, bergantung pada ketersediaan uang di masing-masing cabang. Sebelum datang, nasabah disarankan memastikan terlebih dahulu apakah cabang terkait menyediakan layanan penukaran. Dokumen yang biasanya diminta antara lain KTP, kartu ATM, dan buku tabungan. Setelah itu, pemohon mengikuti antrean dan menyampaikan ke teller bahwa ingin menukar uang lama dengan uang baru.
2. Layanan kas keliling
Sejumlah bank menyediakan kas keliling menjelang Lebaran, biasanya berupa mobil kas atau loket sementara di titik-titik tertentu. Masyarakat dapat memantau jadwal dan lokasi kas keliling melalui kanal resmi bank atau BI, lalu datang sesuai waktu yang diumumkan dengan menyiapkan KTP serta nominal uang yang akan ditukar.
3. Penukaran di kantor cabang Bank Indonesia
BI juga membuka layanan penukaran uang baru pada periode tertentu. Masyarakat dapat mengecek jadwal resmi melalui situs BI atau pengumuman media, kemudian datang ke kantor BI yang ditentukan dengan membawa KTP dan uang yang akan ditukar. Layanan penukaran ini umumnya tersedia dalam program khusus menjelang Lebaran, seperti program SERAMBI yang dilakukan setiap tahun.
4. Unit layanan bank umum yang membuka penukaran
Selain cabang reguler, beberapa bank menyiapkan outlet tertentu untuk layanan penukaran uang baru tanpa harus menggunakan PINTAR BI. Masyarakat dapat memantau pengumuman melalui media sosial bank, lalu mendatangi outlet yang ditunjuk dan mengikuti prosedur yang berlaku. Pada beberapa kasus, bank dapat mensyaratkan pemohon memiliki akun atau menjadi nasabah, tergantung kebijakan masing-masing.
5. Menarik pecahan kecil melalui ATM
Bagi yang membutuhkan uang baru dalam jumlah terbatas, penarikan tunai di ATM pecahan kecil bisa menjadi pilihan. Sejumlah bank menyediakan ATM dengan pecahan Rp10.000 atau Rp20.000. Cara ini bukan penukaran uang lama, namun dapat membantu memperoleh uang pecahan kecil yang relatif baru tanpa harus mengantre layanan penukaran.
6. Loket penukaran hasil kerja sama BI dan bank di lokasi strategis
Dalam beberapa tahun terakhir, BI dan bank mitra juga membuka loket penukaran di lokasi strategis seperti pusat perbelanjaan, alun-alun, atau tempat umum lainnya. Masyarakat dapat memantau pengumuman dari BI dan bank melalui akun resmi, kemudian datang sesuai jadwal yang ditetapkan.
7. Layanan internal perbankan untuk nasabah
Sebagian bank menyediakan layanan penukaran uang baru khusus bagi nasabahnya. Informasi dan mekanismenya dapat dicek melalui aplikasi mobile banking masing-masing bank. Pada beberapa layanan, nasabah dapat mengajukan permintaan pecahan tertentu melalui aplikasi dan mengambil uangnya di cabang setelah siap.
Dengan beragam pilihan tersebut, masyarakat dapat menyesuaikan cara penukaran sesuai kebutuhan dan ketersediaan layanan di wilayah masing-masing, terutama ketika kuota penukaran melalui aplikasi cepat terpenuhi.