BERITA TERKINI
Airlangga: Ekonomi Digital Indonesia Berpotensi Tembus USD2 Triliun pada 2030

Airlangga: Ekonomi Digital Indonesia Berpotensi Tembus USD2 Triliun pada 2030

Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memaparkan potensi Indonesia di sektor ekonomi digital, yang dinilainya menjanjikan bagi investor untuk mengembangkan bisnis. Ia menyebut sejumlah indikator, mulai dari kinerja e-commerce hingga perkembangan ekosistem startup nasional.

Airlangga mengatakan gross merchandise value (GMV) e-commerce Indonesia telah mencapai USD100 miliar. Selain itu, ia menyebut Indonesia berada di peringkat ke-55 dalam Global Innovation Index.

Ia juga menyoroti pertumbuhan perusahaan rintisan di Tanah Air. Menurut Airlangga, pada 2025 Indonesia memiliki 3.200 startup serta tujuh perusahaan unicorn berskala global yang beroperasi di berbagai sektor, termasuk makanan dan minuman, fintech, e-commerce, dan transportasi.

Pemerintah, lanjutnya, menyiapkan 15 ribu talenta digital untuk menjawab kebutuhan pekerjaan yang kian terkait dengan perkembangan artificial intelligence (AI). Program pengadaan talenta tersebut disebut dilakukan melalui kerja sama dengan Arm, perusahaan semikonduktor asal Inggris.

Dalam kesempatan yang sama, Airlangga menyampaikan bahwa Indonesia pernah memprakarsai Kerangka Ekonomi Digital ASEAN saat menjadi tuan rumah. Ia menilai, jika kerangka itu berjalan baik, potensi ekonomi digital Indonesia dapat mencapai USD2 triliun pada 2030.

Airlangga menyebut proyeksi tersebut menjadi salah satu daya tarik bagi perusahaan asing untuk masuk ke ekosistem digital Indonesia, termasuk Grab. Ia mengapresiasi peran perusahaan seperti Grab yang dinilainya turut mendorong pertumbuhan ekonomi digital nasional melalui ekosistem digital yang menciptakan peluang kerja baru dan inklusif.

Menutup pernyataannya, Airlangga kembali menegaskan Indonesia sebagai lokasi yang dinilai kompetitif untuk investasi. Ia menyebut faktor biaya seperti harga tanah, listrik, dan air sebagai aspek yang menurutnya dapat dibandingkan dengan negara lain dan menunjukkan daya saing Indonesia.