Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser berencana menangani keluhan warga terkait lemahnya jaringan internet di Desa Rantau Buta, Kecamatan Batu Sopang. Komitmen tersebut disampaikan Bupati Paser dr Fahmi Fadli setelah mendengar langsung keluhan masyarakat saat peresmian Jembatan Sei Kasungai pada pekan lalu.
Fahmi mengatakan telah menginstruksikan Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfostaper) untuk segera mengambil langkah penanganan. Menurutnya, akses internet yang stabil kini menjadi kebutuhan penting masyarakat, terutama untuk mendukung aktivitas ekonomi, pelayanan publik, serta pendidikan anak-anak di desa.
“Kami sudah mendengar keluhan dari warga Desa Rantau Buta mengenai jaringan yang sering tidak stabil. Saya minta Kepala Diskominfostaper beserta jajarannya untuk segera turun tangan dan mengatasi masalah ini agar aktivitas digital masyarakat tidak terganggu,” ujar Fahmi.
Ia menambahkan, pemerintah daerah berkomitmen mendorong pemerataan akses digital hingga ke wilayah pelosok. Karena itu, peningkatan kapasitas bandwidth di Desa Rantau Buta dinilai menjadi langkah utama untuk memperbaiki kualitas jaringan agar lebih baik dan stabil.
Sementara itu, Kepala Diskominfostaper Kabupaten Paser Arief Rahman menyatakan pihaknya siap menindaklanjuti instruksi tersebut. Ia menyebut Diskominfostaper akan berkoordinasi dengan PT Telkom sebagai penyedia infrastruktur jaringan untuk mempercepat penanganan di Desa Rantau Buta.