BERITA TERKINI
Warga Batang Kini Bisa Bayar Pajak Kendaraan Tahunan dari Mana Saja lewat Aplikasi Signal

Warga Batang Kini Bisa Bayar Pajak Kendaraan Tahunan dari Mana Saja lewat Aplikasi Signal

Masyarakat Kabupaten Batang kini dapat membayar pajak kendaraan bermotor tahunan tanpa harus datang langsung ke kantor Samsat. Pembayaran dapat dilakukan melalui aplikasi Signal (Samsat Digital Nasional) yang bisa diakses dari mana saja, termasuk bagi warga yang sedang berada di luar daerah atau menetap di luar pulau, selama kendaraan berpelat nomor Batang.

Kapolres Batang AKBP Veronica melalui Baur STNK Satlantas Polres Batang Aipda Muhammad Azizi menyampaikan, wajib pajak yang tidak bisa datang ke kantor Samsat dapat memanfaatkan aplikasi tersebut dengan mengunduhnya di ponsel pintar melalui Playstore, lalu mengikuti petunjuk yang tersedia.

Azizi mencontohkan, pemilik kendaraan berpelat Batang yang sedang berada di luar wilayah, seperti di Kalimantan, tetap dapat melakukan pembayaran pajak dari lokasi tersebut melalui Signal. Dalam aplikasi tersedia opsi pengiriman dokumen, dan berkas akan dikirimkan sesuai alamat pemohon.

Namun, ia menegaskan layanan di aplikasi Signal hanya untuk pembayaran pajak tahunan. Sementara itu, untuk perpanjangan pajak lima tahunan atau penggantian pelat nomor, wajib pajak tetap harus datang ke Kantor Samsat Induk karena terdapat proses cek fisik kendaraan.

Dalam pengurusan pajak lima tahunan, pemohon perlu melampirkan KTP, STNK asli, dan BPKB asli. Bagi kendaraan yang BPKB-nya masih menjadi jaminan leasing atau perbankan, dapat menyertakan surat keterangan resmi sebagai pengganti.

Setelah pembayaran dilakukan secara digital melalui Signal, bukti pelunasan akan muncul di aplikasi. Selanjutnya, dokumen fisik dicetak oleh petugas dan dikirimkan ke alamat pemohon melalui kerja sama dengan Kantor Pos.

Azizi menyebutkan, dalam sepekan pihaknya bisa mengirim sekitar 30 berkas, dengan jangkauan pengiriman yang luas. Ia juga mengimbau masyarakat memastikan data yang diinput sesuai dengan dokumen asli kendaraan agar proses berjalan lancar.

Menurutnya, kehadiran layanan digital ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu serta mendorong kepatuhan membayar pajak, sehingga pelayanan menjadi lebih cepat dan efisien.