BERITA TERKINI
Universitas Alma Ata Perluas Kerja Sama di Kazakhstan untuk Pendidikan, Riset, dan Budaya

Universitas Alma Ata Perluas Kerja Sama di Kazakhstan untuk Pendidikan, Riset, dan Budaya

Universitas Alma Ata (UAA) Yogyakarta memperkuat agenda internasionalisasi kampus melalui pengembangan kerja sama strategis dengan sejumlah perguruan tinggi di Kazakhstan. Kolaborasi ini diarahkan untuk mendukung pengembangan pendidikan, riset, inovasi, pertukaran dosen dan mahasiswa, serta kerja sama budaya dalam kerangka Alma Ata Global Strategic Partnership di kawasan Asia Tengah dan Eurasia.

Agenda kerja sama berlangsung di Astana, Kazakhstan, pada Jumat (22/5/2026) dan dipimpin Rektor UAA Prof. Dr. H. Hamam Hadi, MS., Sc.D., Sp.GK. Sebelum kunjungan ke Kazakhstan, delegasi UAA juga melakukan safari akademik ke Samarkand State Medical University di Uzbekistan.

Prof. Hamam Hadi menyatakan Kazakhstan dipilih karena posisinya dinilai strategis sebagai pintu masuk pengembangan jejaring pendidikan di kawasan Eurasia. Ia menilai kerja sama ini penting untuk memperluas kolaborasi internasional UAA, baik pada bidang akademik, penelitian, inovasi, maupun pengembangan budaya antarnegara.

Dalam agenda pertama di Astana, delegasi UAA bertemu dengan Maqsut Narikbayev University (MNU), perguruan tinggi di Kazakhstan yang memiliki keunggulan di bidang ekonomi, bisnis, riset, inovasi, dan kecerdasan buatan. Delegasi UAA diterima Deputy Chairman of the Board for Research, Innovation and Artificial Intelligence MNU Prof. Dr. Sergey Gennadyevich Pen bersama jajaran pimpinan universitas.

Setelah diskusi sekitar 90 menit, UAA dan MNU menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) sebagai payung kerja sama pengembangan akademik, riset dan inovasi, serta program pertukaran dosen dan mahasiswa. Prof. Hamam Hadi menyebut kerja sama dengan MNU diharapkan memperkuat pengembangan program studi di Fakultas Ekonomi dan Bisnis UAA, terutama dalam inovasi digital dan kolaborasi internasional.

Delegasi UAA kemudian melanjutkan kunjungan ke A.K. Kussayinov Eurasian Humanities Institute (EAGI) yang dikenal memiliki kekuatan pada bidang pendidikan dan humaniora. Dalam pertemuan yang juga dihadiri jajaran KBRI Astana, delegasi UAA diterima Rektor EAGI Prof. Dr. Nurbanu Tokenovna Nygymanova beserta pimpinan universitas. Kedua pihak membahas peluang kerja sama pada pengembangan pendidikan, riset, inovasi, serta penguatan pertukaran budaya dan akademik.

Setelah pembahasan lebih dari satu setengah jam, UAA dan EAGI menandatangani MoU kerja sama strategis sebagai dasar pengembangan kolaborasi lintas institusi. Kerja sama ini dinilai relevan untuk mendukung pengembangan program studi di Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UAA, khususnya yang berkaitan dengan pendidikan, humaniora, dan penguatan budaya akademik internasional.

Penandatanganan kerja sama UAA dengan dua kampus di Kazakhstan tersebut disaksikan Duta Besar Republik Indonesia untuk Kazakhstan dan Tajikistan, Dr. M. Fajrul Rahman, bersama jajaran KBRI Astana. Dalam sambutannya, Dubes RI menyampaikan komitmen untuk mendukung implementasi kerja sama strategis antara UAA dan perguruan tinggi di Kazakhstan. Ia menyebut kolaborasi pendidikan ini dapat menjadi “Golden Bridge” atau jembatan emas bagi hubungan Indonesia dan Kazakhstan.

Dr. M. Fajrul Rahman menyampaikan harapan agar kerja sama tersebut memperkuat hubungan masyarakat Indonesia dan Kazakhstan dalam bidang pendidikan, riset, budaya, dan sektor strategis lainnya. Menurutnya, penguatan diplomasi pendidikan menjadi salah satu langkah penting untuk mendukung pengembangan hubungan bilateral Indonesia dengan negara-negara Eurasia.

Melalui perluasan jejaring internasional ini, UAA menyatakan komitmennya menyiapkan mahasiswa dan dosen yang mampu bersaing di tingkat global. UAA menilai program kolaborasi lintas negara dapat memperkaya pengalaman akademik sekaligus memperluas wawasan budaya dan penelitian internasional bagi civitas akademika.