Universitas Indonesia (UI) menjajaki peluang kerja sama dengan Shanghai Electric Group Company Limited, terutama dalam pengembangan sumber daya manusia, riset, dan transfer teknologi. Penjajakan ini dibahas dalam pertemuan di Kampus UI Depok, Jumat.
Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, Mahasiswa, dan Alumni UI Hamdi Muluk mengatakan UI memandang penting rencana kolaborasi tersebut. Menurutnya, sebagai kampus yang komprehensif, UI berharap kerja sama dapat memperkuat modal pengetahuan melalui transfer teknologi serta menghasilkan kolaborasi konkret yang berkelanjutan.
Hamdi juga menilai kerja sama ini berpotensi memberi dampak lebih luas, termasuk dalam mempererat hubungan bilateral Indonesia dan China. Ia menyambut baik rencana delegasi Shanghai Electric untuk mengunjungi sejumlah fasilitas UI, seperti Science Techno Park (STP), RSUI, dan Asrama UI.
“Semoga kunjungan ke sejumlah fasilitas UI dapat memberikan perspektif lebih luas bagi Shanghai Electric mengenai luasnya potensi kerja sama yang dapat dijalin dengan kampus ini,” kata Hamdi.
Delegasi Shanghai Electric dipimpin oleh Chen Lei selaku President Talent Development Center. Dalam pertemuan itu, Chen memperkenalkan timnya sekaligus menegaskan komitmen perusahaan untuk menjalin kerja sama dengan UI.
Chen menjelaskan Shanghai Electric berdiri sejak 1902 dan memiliki pengalaman panjang di bidang manufaktur sektor energi dan industri, termasuk pembangunan pembangkit listrik dari turbin uap hingga unit tenaga nuklir. Ia juga menyampaikan komitmen perusahaan terhadap pembangunan berkelanjutan melalui transisi ke teknologi energi bersih.
Menurut Chen, kunjungan ke UI dapat membuka peluang kolaborasi, terutama terkait pengembangan talenta dan sistem pelatihan sumber daya manusia. Ia berharap pertemuan tersebut dapat menjadi awal pembentukan platform komunikasi untuk kerja sama pendidikan dan pelatihan talenta Indonesia–China, sekaligus penjajakan kolaborasi konkret antara UI dan Shanghai Electric.
Sementara itu, Director of HR Shared Service Center Shanghai Electric, Li Zhiyao, menyatakan pihaknya terbuka untuk kerja sama akademik dan riset. Shanghai Electric juga membuka peluang menerima mahasiswa UI untuk magang di perusahaan tersebut.
Selain itu, kunjungan ini turut membuka kemungkinan pengiriman pakar Shanghai Electric ke UI serta penerimaan peneliti UI untuk melakukan kolaborasi riset di perusahaan. Shanghai Electric juga menyatakan minat menjalin kerja sama lanjutan dengan Fakultas Teknik UI (FTUI) yang memiliki program studi relevan dengan sektor manufaktur energi dan industri.