BERITA TERKINI
Transaksi Kurban Digital Perdana di Aplikasi MASA Himpun 13 Sapi, 30 Kambing, dan 22 Domba

Transaksi Kurban Digital Perdana di Aplikasi MASA Himpun 13 Sapi, 30 Kambing, dan 22 Domba

YOGYAKARTA — Muhammadiyah melalui Lazismu mulai mengimplementasikan layanan kurban digital melalui aplikasi MASA, sebuah aplikasi gaya hidup muslim digital. Pada pelaksanaan perdana bertepatan dengan Idul Adha tahun ini, layanan tersebut mencatat penghimpunan kurban berupa 13 ekor sapi, 30 ekor kambing, dan 22 ekor domba.

Pengelolaan transaksi kurban dilakukan melalui sistem digital terintegrasi yang dirancang untuk mendukung transformasi layanan keumatan berbasis teknologi. Layanan bertajuk Qurbanmu di aplikasi MASA ini merupakan hasil kolaborasi LabMu dan Lazismu, dengan tujuan membantu masyarakat menunaikan ibadah kurban melalui proses yang dinilai lebih mudah, transparan, dan nyaman.

Muhammadiyah menyebut inisiatif tersebut juga dimaksudkan untuk memperkuat tata kelola pengelolaan kurban berbasis transparansi dan akuntabilitas. Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dadang Kahmad, dalam rilis tertanggal 29 Mei 2026, menyatakan berkurban melalui MASA di Lazismu menjadi pilihan yang relevan di era digital. “Berkurban di Lazismu melalui MASA merupakan langkah tepat untuk kurban di zaman Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0 yang terpercaya dan amanah,” ujarnya.

Dalam kerja sama ini, LabMu berperan sebagai pengembang ekosistem digital Muhammadiyah yang menyediakan infrastruktur teknologi agar proses pengelolaan berjalan lebih terintegrasi dan terukur. Sementara Lazismu menangani aspek pengelolaan dan distribusi kurban dengan menekankan prinsip amanah, profesionalitas, dan kebermanfaatan sosial.

Ketua Badan Pengurus Lazismu Pusat Ahmad Mujadid Rais menyampaikan apresiasi atas keberhasilan implementasi digitalisasi kurban melalui MASA. Ia mengatakan layanan tersebut memudahkan para pekurban menyalurkan kurban melalui gawai. “Alhamdulillah, kami bersyukur dengan adanya digitalisasi transaksi kurban melalui aplikasi MASA… Dengan total terhimpun 13 ekor sapi, 30 ekor kambing, dan 22 ekor domba, sinergi dan kolaborasi antara Lazismu dan MASA benar-benar memudahkan para pekurban (mudhohi) untuk menyalurkan kurbannya hanya dengan sentuhan klik di gawainya,” kata Mujadid Rais.

Ia juga menyampaikan terima kasih atas kepercayaan masyarakat, serta menyatakan proses kurban akan dijalankan sesuai syariat dan disalurkan secara amanah dan tepat sasaran. Mujadid Rais berharap penghimpunan kurban ke depan dapat meningkat dan memberi dampak lebih luas, termasuk untuk kawasan 3T, program pencegahan stunting, serta wilayah rawan bencana maupun terdampak bencana.

Di tengah meningkatnya adopsi layanan digital di Indonesia, transformasi pengelolaan kurban dinilai menjadi kebutuhan agar proses ibadah dan distribusi manfaat dapat berlangsung lebih efisien, lebih terukur, dan menjangkau lebih luas. Muhammadiyah menyatakan akan terus memperkuat pengembangan layanan digital keumatan melalui kolaborasi lintas ekosistem, dengan visi jangka panjang membangun ekosistem layanan umat terintegrasi berbasis teknologi untuk mendukung berbagai kebutuhan sosial, filantropi, dan ekonomi umat.