Masyarakat kini memiliki opsi untuk memeriksa keaslian uang kertas melalui ponsel, salah satunya dengan memanfaatkan aplikasi pemindai. Sejumlah aplikasi menawarkan fitur berbeda, mulai dari analisis pola uang rupiah hingga pengenalan nominal uang kertas. Meski begitu, pengguna tetap disarankan mengombinasikannya dengan pengecekan manual agar hasil lebih meyakinkan.
1. I-Comreds
I-Comreds merupakan aplikasi yang dikembangkan Bareskrim Polri untuk membantu masyarakat melaporkan dan memeriksa keaslian uang rupiah. Aplikasi ini memanfaatkan teknologi pembelajaran mesin untuk menganalisis pola dan fitur keamanan pada uang kertas.
Kelebihan: Aplikasi ini bersifat resmi karena dikembangkan instansi berwenang. Selain itu, tersedia fitur pelaporan yang memungkinkan pengguna melaporkan temuan uang palsu kepada pihak berwenang.
Kekurangan: I-Comreds saat ini hanya tersedia di perangkat Android dan hanya mendukung pengecekan mata uang rupiah.
Cara menggunakan: Pengguna dapat mengunduh I-Comreds melalui Google Play Store, lalu melakukan pendaftaran dengan mengisi data diri yang diperlukan. Setelah masuk ke aplikasi, pilih fitur pemeriksaan uang dan arahkan kamera ponsel ke uang kertas yang ingin diperiksa. Aplikasi akan menganalisis dan menampilkan informasi terkait keaslian uang. Jika diduga palsu, pengguna dapat memanfaatkan fitur pelaporan untuk menginformasikan pihak berwenang.
2. Pemindai Uang Kertas
Aplikasi Pemindai Uang Kertas dirancang untuk mengenali dan memverifikasi keaslian uang kertas dari berbagai mata uang. Cara pakainya dengan mengarahkan kamera ponsel ke uang kertas, kemudian aplikasi memindai dan menampilkan informasi hasil pemeriksaan.
Kelebihan: Aplikasi ini mendukung berbagai mata uang dari sejumlah negara dan memiliki antarmuka yang sederhana sehingga mudah digunakan.
Kekurangan: Hasil pemindaian sangat bergantung pada kualitas kamera ponsel. Selain itu, informasi yang ditampilkan tidak selalu memuat detail fitur keamanan spesifik pada setiap mata uang.
Cara menggunakan: Unduh aplikasi melalui Google Play Store, lalu buka aplikasi dan pilih mata uang yang ingin diperiksa. Setelah itu, arahkan kamera ponsel ke kedua sisi uang kertas. Aplikasi akan memeriksa secara otomatis dan menampilkan hasil keaslian.
3. Cash Reader
Cash Reader awalnya dikembangkan untuk membantu tunanetra mengenali denominasi uang kertas. Aplikasi ini mendukung berbagai mata uang dan dapat digunakan tanpa koneksi internet setelah data mata uang diunduh.
Kelebihan: Cash Reader memiliki fitur aksesibilitas seperti suara dan getaran untuk membantu pengguna tunanetra. Aplikasi ini juga dapat digunakan dalam mode offline setelah data mata uang diunduh, serta mendukung banyak mata uang.
Kekurangan: Cash Reader lebih berfokus pada pengenalan nilai atau denominasi uang kertas ketimbang verifikasi keaslian. Aplikasi ini juga tidak dirancang secara spesifik untuk mendeteksi uang palsu berdasarkan fitur keamanan.
Cara menggunakan: Pengguna dapat mengunduh Cash Reader melalui Google Play Store atau App Store. Setelah aplikasi dibuka, arahkan kamera ponsel ke uang kertas. Aplikasi akan mengenali denominasi dan menyampaikan informasinya melalui suara atau getaran.
Disarankan tetap cek manual
Walaupun aplikasi dapat membantu pemeriksaan, pengguna tetap disarankan melakukan pengecekan manual dengan metode 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang) atau berkonsultasi dengan pihak berwenang untuk memastikan keaslian uang kertas.