BERITA TERKINI
Survei APJII: TikTok Jadi Media Sosial yang Paling Sering Diakses di Indonesia pada 2026

Survei APJII: TikTok Jadi Media Sosial yang Paling Sering Diakses di Indonesia pada 2026

Internet kian melekat dalam keseharian masyarakat Indonesia. Berbagai aktivitas, mulai dari berkomunikasi, mencari informasi, belajar, bekerja, hingga menikmati hiburan, semakin banyak dilakukan melalui perangkat yang terhubung ke internet. Perkembangan teknologi digital dan meluasnya akses internet di berbagai daerah turut mendorong perubahan cara masyarakat mengonsumsi informasi serta menggunakan platform digital.

Survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mencatat tingkat penetrasi internet Indonesia mencapai 81,72% pada 2026. Angka ini naik sekitar 1,06% dibandingkan tahun sebelumnya. Dari total populasi 287,88 juta jiwa, sebanyak 235,26 juta jiwa disebut telah terhubung ke internet.

Survei APJII tersebut dilakukan pada 1 Februari hingga 15 Maret 2026 dengan melibatkan 8.700 responden warga negara Indonesia berusia minimal 13 tahun. Responden tersebar secara proporsional di 38 provinsi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara langsung oleh enumerator terlatih menggunakan metode multistage random sampling, dengan margin of error sebesar ±1,1%.

Meningkatnya jumlah pengguna internet turut memengaruhi pola penggunaan media sosial. Dalam survei itu, TikTok tercatat sebagai media sosial yang paling sering diakses responden dengan persentase 31,8%. Capaian ini menunjukkan menguatnya peran konten video pendek dalam aktivitas digital masyarakat. Fitur interaktif, kemudahan membuat konten, serta algoritma yang menyesuaikan minat pengguna disebut menjadi faktor yang mendorong tingginya penggunaan platform tersebut.

Di posisi kedua, Facebook menempati persentase 29,4%, disusul Instagram sebesar 27,7%. Meski tergolong platform yang telah lama hadir, Facebook masih mempertahankan basis pengguna yang besar, terutama untuk kebutuhan komunikasi komunitas dan berbagi informasi. Sementara itu, Instagram tetap populer untuk berbagi foto dan video, serta dimanfaatkan untuk aktivitas promosi dan personal branding.

Adapun WhatsApp berada pada urutan berikutnya dengan persentase 1,7%, diikuti YouTube (1,6%), X/Twitter (1,5%), dan Threads (1%). Kategori media sosial lainnya secara keseluruhan mencapai 5,5%. Hasil survei ini menggambarkan preferensi pengguna internet Indonesia yang semakin mengarah pada platform dengan konten visual serta interaksi cepat.