JAKARTA — Startup kesehatan digital Sehat Rasa yang dikembangkan mahasiswa Universitas Nusa Mandiri (UNM) memperoleh dukungan senilai 1.000 dolar AS dalam bentuk AWS Cloud Credit dari Peluang. Dukungan ini akan dimanfaatkan untuk memperkuat infrastruktur teknologi serta mempercepat pengembangan platform kesehatan digital yang tengah dibangun.
Sehat Rasa merupakan startup yang digarap mahasiswa Program Studi Informatika S2 UNM, yaitu Rahma Nadiya, Adhitya Januarizky, dan Muhammad Ibnu Fauzan. Platform ini menawarkan layanan kesehatan terintegrasi dalam satu aplikasi, mulai dari konsultasi dokter, kalkulator kalori, hingga rekomendasi menu gizi seimbang.
AWS Cloud Credit tersebut akan difokuskan untuk meningkatkan kapasitas server, mengoptimalkan performa aplikasi, serta memperkuat sistem keamanan data berbasis cloud. Langkah ini dinilai penting seiring meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan digital yang andal dan aman.
Co-founder Sehat Rasa, Rahma Nadiya, mengatakan dukungan ini menjadi momentum bagi tim untuk mempercepat pengembangan produk dan memperluas jangkauan pengguna. “Dengan AWS Cloud Credit, kami bisa meningkatkan infrastruktur teknologi agar platform lebih stabil, aman, dan siap melayani lebih banyak pengguna,” ujarnya.
Rahma menambahkan, dukungan dari Peluang tidak hanya bermanfaat dari sisi pendanaan, tetapi juga menjadi validasi atas potensi bisnis dan solusi yang ditawarkan Sehat Rasa di sektor healthtech.
Kepala Nusa Mandiri Startup Center (NSC), Siti Nurlela, menilai capaian tersebut menunjukkan startup mahasiswa memiliki daya saing yang mampu menarik perhatian pelaku industri dan ekosistem digital. Ia menambahkan, UNM akan terus memperkuat dukungan bagi startup mahasiswa melalui program inkubasi, pengembangan produk, validasi model bisnis, serta akses ke investor untuk mendorong lahirnya startup digital yang lebih kompetitif.