PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) memperpanjang kerja sama riset dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk mengembangkan produk dan layanan bahan bangunan yang lebih aplikatif dan berkelanjutan. Kolaborasi ini diarahkan untuk mendukung inovasi semen dan produk turunannya seiring kebutuhan industri konstruksi yang terus berkembang.
Nota kesepahaman perpanjangan kerja sama tersebut ditandatangani Direktur Utama SIG Indrieffouny Indra dan Deputi Bidang Pemanfaatan Riset dan Inovasi BRIN R. Hendrian dalam rangkaian acara BRIN Goes To Industry 4 di Gedung B.J. Habibie, Kantor Pusat BRIN, Jakarta, Selasa (19/5).
Wakil Kepala BRIN Amarulla Octavian menyampaikan forum BRIN Goes To Industry menjadi wadah komunikasi antara industri, lembaga riset, regulator, dan masyarakat untuk mempercepat pemanfaatan hasil riset. Menurut dia, penguatan riset dan inovasi merupakan bagian dari arah kebijakan pembangunan nasional yang menempatkan keberlanjutan dan inklusivitas sebagai salah satu pijakan utama.
Bagi SIG, kerja sama ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat pengembangan produk material bangunan berbasis riset. Indrieffouny menilai riset merupakan faktor kunci untuk menghasilkan solusi material yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga menjawab tuntutan efisiensi, keberlanjutan, serta perubahan kebutuhan pasar.
“Kerja sama riset dengan BRIN adalah langkah strategis untuk menghadirkan beragam solusi material bangunan yang berkualitas, bermutu, dan ramah lingkungan,” ujar Indrieffouny.
Ia menambahkan, kolaborasi tersebut selaras dengan strategi transformasi SIG yang mendorong optimalisasi produk turunan semen dan perluasan portofolio usaha. Lingkup kerja sama mencakup riset pengembangan produk semen dan turunannya, pemanfaatan fasilitas riset bersama, advokasi kebijakan pembangunan berkelanjutan, hingga peningkatan kompetensi sumber daya manusia.
Kerja sama ini merupakan kelanjutan dari nota kesepahaman yang telah diteken kedua pihak pada Juli 2023. Pada periode sebelumnya, SIG dan BRIN telah mengerjakan sejumlah riset, antara lain pengembangan high performance concrete dengan semen hidraulis, self healing concrete untuk pencegahan dan perbaikan retak beton, chemical additives untuk semen dan beton, serta beton hijau untuk infrastruktur kawasan pesisir dan laut.