Sejumlah platform digital di Iran dilaporkan menjadi sasaran serangan siber, termasuk aplikasi pengingat salat BadeSaba, yang terjadi bertepatan dengan serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel pada Sabtu dini hari.
Menurut para ahli keamanan siber, serangan tersebut mencakup peretasan terhadap sejumlah situs berita untuk menampilkan pesan tertentu. Selain itu, BadeSaba—aplikasi kalender keagamaan yang telah diunduh lebih dari 5 juta kali—juga dilaporkan dibobol.