RTX Spark disebut menghadirkan konsep komputer yang mampu menjalankan AI agent (Artificial Intelligence agent) secara natif. Perangkat ini juga diklaim dapat merangkap fungsi sebagai komputer produktivitas sekaligus komputer untuk bermain gim dengan kualitas yang baik.
Mustafa mengatakan RTX Spark membuat tiga jenis komputer yang selama ini dikenal—komputer untuk AI agent, produktivitas, dan gaming—dapat disatukan dalam satu perangkat. Ia menyebut, “Menariknya, komputer RTX Spark yang nanti bakal jadi AI agent ini juga bisa jadi komputer produktivitas dan juga main game dengan kualitas yang bagus banget.”
Pernyataan serupa juga disampaikan Jensen Huang. Ia menilai pengembangan ini berpotensi membawa perubahan besar pada komputer personal. “There is no question, this reinvention of the computer is as big of a deal as the reinvention of the phone into what we now know as the smartphone,” katanya.
Mustafa menambahkan, ia antusias melihat perkembangan teknologi perangkat keras yang dinilai dapat mengakselerasi AI maupun AI agent untuk masyarakat umum. Ia juga menyatakan rasa penasarannya terhadap perangkat atau teknologi lain yang akan hadir ke depan.
Sebelumnya, Mustafa menyebut era baru AI agent telah dimulai, dan RTX Spark diposisikan sebagai opsi ketiga yang menjembatani kebutuhan komputer produktivitas dan komputer gaming.