Sebuah riset yang dilakukan Universitas Paramadina bersama Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menyimpulkan bahwa loyalitas pengemudi ojek online (ojol) terhadap aplikasi yang mereka gunakan lebih banyak dipengaruhi oleh jumlah order yang diterima.
Temuan tersebut menunjukkan bahwa pertimbangan utama pengemudi dalam memilih bertahan menggunakan aplikasi tertentu bukan semata-mata soal komisi, melainkan peluang mendapatkan pesanan yang lebih banyak.
Riset ini menyoroti bahwa ketersediaan order menjadi faktor yang menentukan bagi pengemudi dalam menjaga pendapatan dan keberlanjutan kerja sehari-hari, sehingga turut membentuk preferensi mereka terhadap platform seperti Grab atau Gojek.