Sebuah laporan terbaru menyoroti masih banyak perempuan yang belum menggunakan telepon seluler di tengah pesatnya perkembangan smartphone dan kecerdasan buatan (AI) secara global. Temuan ini menunjukkan kesenjangan akses digital di sejumlah negara masih nyata.
Profesor Ridhi Kashyap, pemimpin studi dari Departemen Sosiologi dan Pusat Ilmu Demografi Leverhulme Universitas Oxford, mengatakan penelitian mereka menemukan perempuan masih tertinggal dibanding laki-laki dalam akses terhadap internet dan telepon seluler di banyak wilayah dunia. Pernyataan itu disampaikan sebagaimana dikutip dari situs ox.ac.uk, Senin (8/6/2026).
Dalam studi berjudul Digital Gender Gaps, Kashyap dan timnya melacak basis data akses digital berdasarkan gender yang mencakup 117 negara berpenghasilan rendah dan menengah (LMICs) hingga tingkat subnasional. Hasil pelacakan menunjukkan kesenjangan gender dalam penggunaan internet dan kepemilikan ponsel tergolong besar, terutama di kawasan Afrika Sub-Sahara dan Asia Selatan.