BERITA TERKINI
PTIT Buka Program S1 Manajemen Inovasi & Kewirausahaan untuk Tahun Ajaran 2026-2027

PTIT Buka Program S1 Manajemen Inovasi & Kewirausahaan untuk Tahun Ajaran 2026-2027

Institut Teknologi Pos dan Telekomunikasi (PTIT) resmi membuka pendaftaran mahasiswa untuk program Sarjana Manajemen Inovasi & Kewirausahaan mulai tahun ajaran 2026-2027. Program ini ditujukan untuk melatih sumber daya manusia interdisipliner yang mampu menghubungkan teknologi dengan bisnis, mengembangkan produk, serta menciptakan nilai baru dalam ekonomi digital.

Dalam pemaparannya, Wakil Direktur Institut Kepemimpinan, Manajemen dan Administrasi Vietnam di PTIT, Dr. Pham Vu Ha Thanh, menjelaskan bahwa percepatan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta transformasi digital di Vietnam telah mengubah cara organisasi dan bisnis beroperasi. Menurutnya, inovasi kini tidak lagi dipahami semata sebagai penelitian dan pengembangan, melainkan proses menyeluruh mulai dari mengidentifikasi masalah, merumuskan solusi, menguji dan menyempurnakan produk, hingga komersialisasi.

“Proses ini membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki pengetahuan manajemen, tetapi juga pemikiran teknologi, kemampuan analisis data, keterampilan kolaborasi lintas disiplin, serta semangat memimpin perubahan,” kata Ha Thanh. Ia menilai kondisi tersebut menjadi alasan PTIT menghadirkan program Manajemen Inovasi & Kewirausahaan untuk menyiapkan tenaga kerja yang sesuai dengan tuntutan ekonomi digital.

Ha Thanh juga menekankan bahwa konsep kewirausahaan dalam program ini tidak dibatasi pada pendirian perusahaan. Kewirausahaan dipandang sebagai pola pikir untuk mengidentifikasi peluang, mengenali masalah, memobilisasi sumber daya, menguji solusi, dan menciptakan nilai dalam berbagai lingkungan, termasuk di dalam organisasi dan perusahaan. Meski demikian, bagi mahasiswa yang memiliki ide dan keinginan menjadi pendiri, program ini disebut akan memberikan fondasi yang diperlukan.

Terkait perbedaan dengan program Administrasi Bisnis tradisional, Ha Thanh menyatakan bahwa Manajemen Inovasi & Kewirausahaan tetap mewarisi dasar-dasar administrasi bisnis seperti manajemen perusahaan, pemasaran, keuangan, sumber daya manusia, operasional, dan strategi. Namun, program baru ini lebih menekankan keterampilan inovasi yang terkait dengan penerapan praktis, seperti mengidentifikasi masalah, merancang solusi, mengembangkan produk, serta membangun model bisnis yang terkait dengan aplikasi teknologi.

Ia menilai salah satu kesenjangan terbesar antara ide startup dan produk yang benar-benar bernilai adalah kemampuan implementasi. Sebuah ide, menurutnya, baru memiliki nilai ketika berkembang menjadi produk yang sesuai, model bisnis yang layak, dan sudah divalidasi oleh permintaan pasar. Karena itu, program ini dirancang untuk membantu mahasiswa menguasai proses dari analisis masalah dan riset pengguna hingga penerapan teknologi, penyempurnaan model, dan validasi pasar, termasuk melalui paparan terhadap persoalan nyata dari bisnis dan masyarakat.

Dari sisi rancangan pembelajaran, program ini mengusung pendekatan interdisipliner yang menggabungkan manajemen, teknologi, inovasi, dan kewirausahaan. PTIT menyebut model pelatihannya dibangun dalam ekosistem pembelajaran–penelitian–praktik, sehingga mahasiswa dapat melihat persoalan dari beragam perspektif, mulai dari teknologi dan pasar hingga aspek produk, keuangan, komunikasi, dan komersialisasi.

Ha Thanh menyampaikan ada tiga penekanan utama dalam pelaksanaannya. Pertama, pendekatan praktis yang memungkinkan mahasiswa terlibat dalam penyelesaian masalah dunia nyata, seperti transformasi digital, pengembangan produk, dan inovasi model bisnis. Kedua, integrasi kecerdasan buatan (AI) dalam proses pelatihan, termasuk untuk analisis data, desain produk, optimasi model bisnis, dan pengembangan ide inovatif. Ketiga, keterlibatan dosen dan pakar domestik serta internasional, juga jejaring bisnis, dana investasi, dan ekosistem startup untuk memperkaya perspektif mahasiswa terkait teknologi, pasar, komersialisasi, dan kebijakan.

Adapun peluang karier lulusan program ini, Ha Thanh menyebut mereka dapat bekerja di berbagai lingkungan yang membutuhkan inovasi operasional, pengembangan produk baru, dan transformasi digital. Sejumlah posisi yang disebut antara lain spesialis inovasi, spesialis pengembangan bisnis, spesialis pengembangan produk, dan manajer proyek. Sementara bagi mahasiswa yang ingin membangun proyek sendiri, program ini juga diproyeksikan menjadi platform untuk memulai startup.

PTIT berharap lulusan program Manajemen Inovasi & Kewirausahaan dapat menjadi tenaga kerja multidisiplin yang mampu menerapkan teknologi, menghubungkan sumber daya, serta menciptakan nilai baru bagi bisnis dan masyarakat.