BERITA TERKINI
PT Dan Liris Perkuat Infrastruktur Digital dengan Internet Bisnis dan Monitoring Jaringan Real-Time

PT Dan Liris Perkuat Infrastruktur Digital dengan Internet Bisnis dan Monitoring Jaringan Real-Time

PT Dan Liris, perusahaan tekstil dan garmen yang beroperasi sejak 1974 di Sukoharjo, Jawa Tengah, memperkuat infrastruktur digitalnya melalui layanan internet bisnis dan platform monitoring jaringan Netmonk dari Telkom Solution. Langkah ini ditempuh untuk menjaga stabilitas konektivitas serta mendukung kebutuhan operasional yang kian bergantung pada sistem digital.

Gangguan internet dan minimnya visibilitas terhadap performa jaringan dinilai dapat berdampak langsung pada produktivitas, koordinasi antar divisi, hingga pengelolaan data produksi secara real-time. Kondisi tersebut mendorong pelaku industri memperkuat fondasi infrastruktur digital sebagai bagian dari transformasi bisnis.

Berbasis di kawasan industri Banaran Grogol, Sukoharjo, PT Dan Liris memanfaatkan layanan konektivitas tersebut untuk menunjang komunikasi internal, pengelolaan data produksi, serta koordinasi lintas unit kerja yang membutuhkan koneksi stabil dan berkelanjutan.

Dengan kombinasi internet bisnis dan sistem monitoring jaringan, perusahaan dapat memantau performa jaringan secara menyeluruh dan real-time. Pendekatan ini memungkinkan tim teknologi informasi (IT) mendeteksi potensi gangguan lebih cepat dan melakukan mitigasi sebelum berdampak pada proses operasional.

Manager IT Infrastruktur PT Dan Liris, Akbar Aprilato, menyatakan kebutuhan konektivitas perusahaan terus meningkat seiring percepatan transformasi digital. “Telkom Solution merupakan solusi untuk memenuhi kebutuhan internet yang terus meningkat, mendukung inisiatif digital yang mencakup pengembangan teknologi, peningkatan efisiensi operasional, serta kolaborasi yang efektif antar tim,” ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (6/6/2026).

Menurut Akbar, konektivitas yang andal menjadi faktor penting agar berbagai sistem digital perusahaan dapat berjalan optimal tanpa gangguan yang berpotensi menghambat aktivitas produksi. Implementasi Netmonk juga disebut memberikan kemampuan monitoring jaringan yang lebih komprehensif, sehingga tim IT memperoleh visibilitas lebih baik terhadap kondisi jaringan dan dapat mengelola infrastruktur secara lebih efektif dan terukur.

Penerapan pemantauan proaktif tersebut berdampak pada efisiensi operasional. Potensi gangguan dapat diidentifikasi lebih awal, risiko downtime berkurang, dan produktivitas bisnis dapat dijaga.

Langkah PT Dan Liris menunjukkan bahwa transformasi digital di sektor manufaktur tidak hanya terkait modernisasi mesin produksi, tetapi juga memerlukan fondasi teknologi informasi yang kuat. Konektivitas yang stabil menjadi salah satu elemen penting untuk mendukung daya saing industri di era digital.