JAKARTA – Himpunan Industri Alat Berat Indonesia (Hinabi) mencatat produksi alat berat mencapai 4.460 unit pada semester I-2025. Jumlah tersebut meningkat 33,65% secara tahunan (year on year/YoY) dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 3.337 unit.
Seiring kenaikan produksi itu, Indonesia disebut menguasai 39,53% pasar industri alat berat di kawasan Asia Tenggara (ASEAN). Laporan Perkumpulan Tenaga Ahli Alat Berat Indonesia (Pertaabi) menyebut permintaan alat berat di dalam negeri meningkat dan ditopang oleh pembangunan infrastruktur, energi, listrik, urbanisasi, serta ekspansi industri pertambangan.
PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA) menyatakan permintaan produk alat berat saat ini mengalami peningkatan. Perusahaan menyebut telah menerapkan berbagai strategi penjualan dan pemasaran untuk memenuhi permintaan tersebut, termasuk mendorong penjualan produk alat berat Foton.
“Permintaan heavy duty truck cukup tinggi di Indonesia sehingga berbagai strategi penjualan dan pemasaran telah disiapkan Hexindo untuk mendorong penjualan Foton di Indonesia dengan dukungan tim Foton Indonesia,” kata Presiden Direktur Hexindo Adiperkasa Dwi Swasono dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (13/11/2025).