Apple kembali kehilangan salah satu sosok penting di divisi kecerdasan buatan (AI). Ke Yang, Kepala divisi Answers, Knowledge, and Information (AKI), dilaporkan memutuskan hengkang dari perusahaan hanya beberapa minggu setelah dipromosikan.
Menurut laporan Bloomberg, Ke Yang kini bergabung dengan Meta, perusahaan induk Facebook dan Instagram. Di Apple, ia memimpin pengembangan produk pencarian berbasis AI yang disebut-sebut mirip dengan ChatGPT. Proyek tersebut dirancang untuk memungkinkan Siri mencari dan menampilkan informasi secara real-time dari internet, lalu mengintegrasikannya ke dalam respons untuk pengguna.
Kepergian Ke Yang menambah daftar petinggi AI Apple yang dilaporkan memilih keluar dalam beberapa waktu terakhir. Sebelumnya, pada September 2025, Direktur Senior tim Apple bernama Robby Walker juga disebut hengkang, meski belum diketahui ke mana ia melanjutkan kariernya.
Selain itu, sejumlah nama lain yang dikabarkan telah meninggalkan Apple dan kini bergabung dengan Meta antara lain Jian Zhang (mantan Peneliti Utama AI untuk robotika), Ruoming Pang (mantan kepala pengembangan model AI Apple), serta Frank Chu (mantan pimpinan AI untuk infrastruktur cloud, pelatihan, dan pencarian). Ketiganya disebut bekerja di bawah kepemimpinan CEO Meta, Mark Zuckerberg.
Rangkaian perpindahan ini dinilai mencerminkan tantangan Apple dalam mempertahankan talenta terbaik di bidang AI, di tengah langkah Meta yang semakin agresif merekrut tenaga berpengalaman dari perusahaan pesaing. Tren tersebut juga sejalan dengan ambisi Meta untuk memperkuat posisi di pasar AI generatif dan mempercepat pengembangan serta implementasi produk berbasis AI di ekosistem aplikasinya, termasuk Facebook, Instagram, dan WhatsApp.