Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Pemkab Tapteng) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) Versi 3 sebagai upaya mempercepat penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
Kegiatan ini dibuka di Aula STPK Matauli Pandan, Rabu (8/4/2026). Pembukaan dilakukan oleh Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu yang diwakili Asisten Administrasi dan Umum Setdakab Tapteng, Nurjalilah.
Dalam sambutannya, Nurjalilah menjelaskan SRIKANDI Versi 3 merupakan hasil kolaborasi empat instansi pusat, yakni Kementerian PANRB, Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Kementerian Komdigi, serta Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) sebagai penyedia pengamanan aplikasi dan sertifikasi elektronik.
Nurjalilah menyampaikan bahwa salah satu fokus Bupati dan Wakil Bupati Tapteng adalah penerapan digitalisasi dalam pelayanan dan tata kelola pemerintahan. Menurutnya, digitalisasi ditujukan untuk mempercepat transformasi pemerintahan sekaligus meningkatkan pelayanan publik.
Ia menambahkan, implementasi sistem ini diharapkan mendorong tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, dan akuntabel. Selain itu, sistem digital tersebut ditargetkan mampu memangkas biaya dan waktu, mencegah praktik korupsi dalam pelayanan, serta menciptakan proses kerja yang lebih efisien.
Nurjalilah juga meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan kecamatan segera mengimplementasikan aplikasi SRIKANDI setelah Bimtek selesai. Langkah ini diharapkan menjadi lompatan bagi Pemkab Tapteng dalam mewujudkan E-Government yang selaras dengan visi “Tapanuli Tengah Naik Kelas, Adil untuk Semua”.
Melalui SRIKANDI Versi 3, setiap perangkat daerah disebut dapat melakukan penciptaan, penanganan, penataan, hingga penyusunan arsip sesuai kaidah tata kelola kearsipan yang berlaku.
Sebelumnya, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Tapteng Samrul Bahri Hutabarat melaporkan Bimtek berlangsung selama dua hari. Pada 8 April 2026 kegiatan diikuti OPD di lingkungan Pemkab Tapteng, sedangkan pada 9 April 2026 diperuntukkan bagi jajaran kecamatan se-Tapteng.
Narasumber utama berasal dari ANRI dan Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Sumatera Utara. Kegiatan juga didukung instruktur pembantu dari instansi terkait, antara lain Dinas Kominfo dan BKPSDM Tapteng.
Sejumlah pihak turut hadir, di antaranya Muhammad Solihin dari ANRI, Sofyan Romi Wandi Hutagalung dari Dinas Perpustakaan dan Arsip Sumut, pimpinan OPD, para camat, serta admin dan operator aplikasi dari masing-masing instansi.